-->

Konferensi Pers Terkait Pemberitaan Koperasi Upaya Karya TKBM Belawan


GlobalNewsIndonesia.com -Belawan; Pemberitaan tentang upah buruh yang dipotong sehingga tarif lebih rendah serta Perumahan Buruh TKBM Mandek versi JF Manalu mantan sekretaris Pengurus TKBM menuai kritikkan keras terhadap Ketua Sabam Manalu.

Melalui konferensi Pers Sabam Manalu sebagai Ketua Upaya Karya TKBM saat ini mengatakan " berita yang dimuat dimedia sosial melalui JF Manalu semuanya tidak benar atau hoax, tanpa ada bukti pendukung dan malah diera JF Manalu banyak sekali meninggalkan utang untuk perumahan dan tarif tidak ada kenaikkan, jadi tidak ada upah buruh yang dipotong dan malah saya harus sekuat tenaga untuk melunasi utang perumahan dan tarif yang sekarang ini menjadi naik 150 - 200 % melalui kenaikkan tarif inilah sehingga TKBM dapat melunasi utang yang ditinggalkan JF Manalu, dan dibulan November tahun ini akan kita lanjutkan lagi pembangunannya disertai dengan pengambilan undian untuk giliran mendapatkan rumah," Ucapnya.

Sabam Manalu juga mengatakan "Saya tidak mau koperasi ini diobrakabrik oleh seseorang karena pada prinsipnya saya harus bisa mensejahterakan Seluruh Buruh TKBM yang saat ini berjumlah 3000 orang lebih. Dengan rincian 2000 lebih buruh Produktif dan 1200 lebih burih kurang produktif.

Kalau bicara data pendukung kita lengkap koq semuanya, ada bagian bagiannya masing masing, karena itu adalah bagian mereka, sedangkan saya tinggal memanajemen mereka agar mereka bertanggung jawab dengan pekerjaannya dengan prinsip jujur alias takut akan Tuhan," Jelasnya.

Masalah perumahan dan tarif :semua data data saya lengkap Pak tidak ada yang terselip "ini buktinya Pak" Ucap Sabam sambil menunjukkan bukti buktinya kepada awak media.

Ketika ditanya kelanjutan pemberitaan melalui media sosial yang dimuat oleh JF Manalu, melalui Penasehat Hukumnya J.Samosir SH mengatakan "kita sudah laporkan JF Manalu ke Polda Sumut atas pencemaran nama baik dan telah melanggar UU IT tentang pemberitaannya, ini akan kita tindak lanjuti tentang pemberitaan dimedia sosial ini, karena ini sudah pencemaran nama baik dan kita juga akan mengusut terus data data yang memberatkannya selama era kepengurusan JF Manalu, kita lagi ngumpulkan data data agar dapat memberatkan JF Manalu. Ucap J. Samosir.

Diakhir pertemuan ini Sabam Manalu berharap kepada awak media untuk berpikir positif melalui konfirmasi konfirmasi kepada yang terkait.
(Lp Sitinjak)