Warga Kesal Blokade Jalan, Tanam Pohon Pisang -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Warga Kesal Blokade Jalan, Tanam Pohon Pisang

KIM(Kelompok Informasi Masyarakat) Kayu Loe
6/11/2022


GlobalNewsindonesia.com-, Bantaeng, --Sejumlah masyarakat kembali berulah dimana jalan poros Kayu Tanning Desa Bonto Lojong Kecamatan Uluere, diblokade warga dengan menanam pohon pisang dan pagar bambu.


Peristiwa ini di-posting oleh akun Facebook, Irzank Sangjaya pada hari Sabtu,(11/6/22) dan mendapat berbagai macam komentar Netizen.


Dalam captionnya menuliskan." Akibat jalanan rusak dan tidak di pedulikan oleh pemerintah warga desa Bonto lojong memagar jalan dan menanam pohon pisan"tulisnya 


Tak hanya itu dalam video yang berdurasi 15 Detik nampak 2 tokoh masyarakat mempertanyakan dimana peran pemerintah.


"Tameii,, Pammarenta ku.!!?"dimana pemerintahku.!? Ucapnya 


Pihak media berhasil melakukan kompirmasi melalui watsApp Irzan Sangjaya, dirinya mengaku bahwa kegiatan ini dilakukan puluhan Warga setempat lantaran jalanan ini belum mendapat perhatian serius dari pemerintah.


"Warga yang tanami pohon pisang pak.!? dan memblokir jalan tersebut Karna kecewa belum diperbaiki"ungkapnya 





Sementara itu kepala Desa Bonto Lojong, Muh. Tamrin, mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut dirinya mengaku kaget dengan kabar ini, saat dimintai tanggapan oleh pihak media.


"Saya belum tau soal ini, belum ada informasi yang saya terima, dan mungkin ada oknum yang sengaja bikin ulah kalau begini"ungkapnya 




Sekedar diketahui Jalan poros ini menghubungkan antara Desa Bonto Lojong dengan Desa Kayu Loe Kecamatan Bantaeng dimana kondisinya rusak Parah dan tahun lalu sudah mendapatkan perbaikan kurang lebih 15 km namun belum tembus dan tahun ini mejadi jalan perioritas 


Kondisi jalan ruas Kayu Tanning Bonto Lojong ini kondisinya sangat memperhatikan dan tak dapat dilalui kendaraan roda empat hal ini diperparah akibat curah hujan yang kerap melanda akhir-akhir ini.


Sampai berita ini di terbitkan pihak media belum dapat kompirmasi dari Dinas PUPR Kabupaten Bantaeng(*)