DPC AWNI Labusel Afresiasi Pelaksanaan Vaksinisasi Pada Semua Tenaga Didik di Labusel -->
Jika Ditemukan Anggota GNI yang melakukan Intimidasi, pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan lainnya, segera laporkan ke Center Kami 0823 7323 2423,

DPC AWNI Labusel Afresiasi Pelaksanaan Vaksinisasi Pada Semua Tenaga Didik di Labusel

5/25/2021, 5/25/2021

 


Globalnewsinsonesia.com,- Labusel,- Ketua Dewan Pengurus Cabang (DPC) Aliansi Wartawan Nasional Indonesia (AWNI) Kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) Provinsi Sumatra Utara, Porkot Pulungan sangat mengafresiasi langkah Dinas Pendidikan Labusel dalam rangka mengurangi penularan Covid-9 dIlingkungan Sekolah, sehingga melakukan Vaksinisasi pada semua tenaga pengajar mulai tingkat TK, SD dan tingkat SMP baik Sekolah Negeri maupun Swasta.


Porkot Pulungan pada Selasa (25/5/2021),  mengatakan pada wartawan mulai semalam Senin (24.5.2021) jam 09 00 Wib vaksinisasi sudah dilakukan untuk sekolah yang ada di pusat Kota Labusel.


Suntik vaksinasi dilakukan di SMPN 1 Kotapinang, dengan tenaga medis dari Puskesmas Kotapinang kemudian untuk sekolah yang ada didesa Sisumut vaksinasi dilakukan di SMPN 2 Kotapinang di blok songo, yang medisnya dari Puskesmas Sisumut.


Kemudian untuk Desa Simatahari Mampang Normarak dan Desa Hadungdung dipusatkan di SMPN 3 Kotapinang didesa Simatahari, pihak kita dari DPC AWNI Labusel akan turun ke lapangan untuk memantau kegiatan Vaksinisasi tersebut," Ucapnya.


Ditempat terpisah Bendahara  DPC AWNI Labusel Mata Jihan Silaban menjelaskan,  memperkirakan jumlah tenaga pengajar dari beberapa tingkatan mungkin ribuan untuk melakukan Vaksinisasi.


Hal ini tidak mungkin bisa selesai 2 hari atau 3 hari bisa satu minggu baru selesai, jadi kita harapkan kedepan setelah Vaksinisasi terhadap guru sudah selesai maka murid juga harus divaksinisasi agar seimbang,  inilah harapan kita," Katanya.


Tokoh masarakat Labusel Ramlan Lubis menjelaskan soal Vaksinisasi pada guru yang digelar sejak Senin, semalam kita lihat menjadi perbincangan dikalangan masyarakat, dan soal pendapat yang pro-kontra itu sudah bisa kita maklumi tapi yang penting kita sangat mendukung Vaksinisasi yang digelar pihak dinas pendidikan.  


Mengapa saya katakan demikian, karena para guru sudah pasti berhadapan dengan anak didiknya dan kita tidak tau gimana Covid-19 ini,  tapi para guru sudah pasti banyak yang pergi keluar daerah tugas luar, jadi Kitakan tidak tau gimana penularannya tapi kalau tenaga didik itu sudah divaksin penularan itu akan terhindar maka kita Afresiasi," Ucapnya. (MH)

TerPopuler