Apresiasi Kelompok Tani Adam Hawa Siliwangi dimasa Pandemi dengan Memanfaatkan Lahan -->
Jika Ditemukan Anggota GNI yang melakukan Intimidasi, pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan lainnya, segera laporkan ke Center Kami 0823 7323 2423,

Apresiasi Kelompok Tani Adam Hawa Siliwangi dimasa Pandemi dengan Memanfaatkan Lahan

5/05/2021, 5/05/2021


Globalnewsindonesia.com,- Bekasi,- Wakil Walikota Bekasi, Mas Tri Adhianto, mengapresiasi kinerja kelompok tani "Adam Hawa Siliwangi" Dimana di tengah wabah virus corona, kelompok tani ini masih bisa berinovasi."Rabu (5/5/2021). 


Kelompok tani Adam Hawa Siliwangi tersebut menyiasati jumlah lahan yang terbatas dengan menanam jahe. 


”Segala pekerjaan harus dilakukan dengan totalitas,” ujar Wakil Walikota Bekasi kepada Mas Joko Santoso salah satu petani yang menyampaikan bagaimana kebun jahe ini bisa ada di perkotaan yaitu Kota Bekasi.


Sementara Perwakilan Kelompok Tani adam Hawa Siliwangi,  Edy menjelaskan bahwa jahe dipilih karena banyaknya masyarakat yang memang membutuhkan rempah-rempah ini, selain itu kami juga rencananya mau mengembangkan jahe ini untuk bahan minuman HERBAL, apalagi di tengah wabah seperti ini, masyarakat memang membutuhkan stamina untuk beraktivitas sehari-hari. 


”Dengan kondisi seperti ini, memang jahe sangat diminati. Karena mampu meningkatkan daya tahan tubuh juga,” kata Edy. 




mas Joko Santoso juga menambahkan  menambahkan anggota kelompok ini terdiri dari tujuh anggota. Adapun tanamannya saat ini yang sedang dalam pengembangan mencapai 2.000 batang, dengan rincian satu pot berisi lima batang, yang akan dipanen dalam waktu delapan bulan yang akan datang.


Dengan target satu pot bisa mencapai 10 kilo. Sehingga jika ditotal dalam satu kali panen dapat petani bisa mengumpulka 2 ton jahe. Selain untuk bahan baku minuman herbal nantinya jahe tersebut akan didistribusikan ke beberapa daerah di wilayah Kota Bekasi. 


”Kelompok Tani Adam Hawa Siliwangi kami bagi beberapa tim, ada tim yang melakukan pembibitan, ada yang menanam, ada juga yang memang melakukan pemasaran,"tambahnya.


Untuk proses penanamannya pun, Kang Abel salah satu pemerhati pertanian menjelaskan bahwa jahe merupakan jenis tanman yang tidak banyak membutuhkan air, sehingga untuk perawatannya pun tidak perlu dilakukan setiap hari. Ya sekitar dua kali dalam satu minggu, dan tentunya itu dapat menghemat dan mengurangi beban para petani. ( JS )

TerPopuler