Hendak Kekebun Mobil Innova Pasutri Dihantam Kereta Api -->
Global News Indonesia Menerima Tulisan dan Artikel, Kegiatan Komunitas, Sosial, Opini, Informasi Donasi Rumah Ibadah dan Panti Asuhan, dll | Global News Indonesia juga membuka Kesempatan untuk Biro & Jurnalis Muda diseluruh Indonesia, | Jurnalis GNI dibekali Identitas dan surat Tugas, Informasi dan Pengaduan di Center 0823-7323-2423

Hendak Kekebun Mobil Innova Pasutri Dihantam Kereta Api

12/01/2020, 12/01/2020


Globalnewsindonesia.com : LAHAT,Sumsel - Sungguh malang nasib pasangan suami istri (Pasutri) Firman (55) dan Pelita (50) yang tercatat warga Perumnas Kapling Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat ini.


Pasalnya, mobil kijang Innova yang dikendarainya dengan nomor polisi (Nopol) BG 1105 EF warna hijau muda tersebut, mengalami rusak berat (Ringset) setelah dihantam oleh Kereta Api pada Senin (30/11/2020), kemarin sekitar pukul 08.00 WIB.


Kecelakaan yang nyaris merenggut nyawanya kedua pasangan suami istri (Pasutri) itu, terjadi ketika korban hendak Kekebun miliknya lalu, pulang dengan melintas jalan perlintasan Rel Kereta Api yang berlokasi di Desa Kota Raya, dan setiba di TKP Kereta Api yang hendak melintas dengan kecepatan tinggi dan tidak bisa mengelak lagi.


Akibat dari peristiwa itu, selain mobil korban mengalami kerusakan yang cukup parah, pasangan suami istri (Pasutri) inipun terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat, karena mengalami luka yang cukup serius.


"Pagi itu sekitar pukul 08.00 WIB, kereta api yang berkecepatan tinggi hendak melintas, dikarenakan tidak ada palang pembatas, lalu, datang mobil Innova BG 1105 EF melintas dijalan perlintasan kereta api Jl Tambang Batubara PT SBWP di Desa Kota Raya Kecamatan Lahat, sehingga, kecelakaan pun tak terhindar lagi," ungkap Dicky warga Desa Kota Raya, saat dibincangi wartawan dilokasi kejadian.


Memang diakui Dicky, korban bersama suami istrinya itu sudah biasa melintas di TKP, karena pergi Kekebun dan juga beternak kambing yang lokasinya diareal jalan Tambang Batubara milik PT SBWP letaknya di Desa Kota Raya.


"Mungkin, lagi apes saja. Karena biasa korban melintasi jalur Rel Kereta Api ini setiap hari baik pergi maupun pulang. Kini korban, sudah dilarikan ke RSUD Lahat untuk menjalani pemeriksaan secara insentif karena mengalami luka cukup serius," pungkasnya.


Sedangkan, berdasarkan data dilapangan menyebutkan Pasutri ini tercatat sebagai pegawai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat, kini keduanya telah menjalani perawatan di RSUD Lahat, untuk korban Firman mengalami patah rahang sebelah kiri. Untuk korban Pelita yang merupakan istri korban patah tulang rusuk 3, patah tulang bahu kiri dan kanan dan patah tulang pergelangan tangan kiri.


"Untuk kondisi mobil Innova milik korban mengalami rusak berat bagian depan dan samping kiri. Mobil juga sudah dievakuasi oleh Tim dari Polres Lahat," kata warga lainnya.


Camat Kota Lahat Zubhan Awali saat dibincangi wartawan membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia bisa mengetahui adanya kecelakaan itu, usai adanya laporan dari Pemerintahan Desa (Pemdes) Kota Raya.


"Benar, kita sudah terima laporan dari Pemdes di Desa Kota Raya, tim dari Polres Lahat sudah terjun kelapangan guna mengevakuasi kendaraan korban Pasutri ini, serta menggali berbagai informasi," ucapnya.


Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK melalui Kasubag Humas IPTU Hidayat, disampaikan PAUR Humas Polres Lahat AIPTU Liespono SH menegaskan, atas kejadian tersebut tim Innafis Polres Lahat sudah terjun kelapangan.


"Ya.tim Innafis telah mengecek ke TKP dan mobil Innova milik korban pasangan suami istri (Pasutri) tersebut, telah ditarik dari lokasi kejadian ketempat yang lebih aman," ujar PAUR Humas Polres Lahat. (Par)

TerPopuler