-->

Ketua Tim Pemenangan Yes Meradang, Perkarakan Wako Bukittinggi Gratiskan Toko Pasar Atas

Edi Gusrianto. S.Pd

Globalnewsindonesia.com, Bukittinggi- Ketua tim relawan pemenangan pasangan calon walikota dan wakil walikota Bukittinggi, Sumatera Barat, Yamellia-Sadri atau Yes, Edi Gusrianto.S.Pd akan memperkarakan kebijakan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias yang mengratiskan sewa toko Pasar Atas selama 6 bulan.

"Apa pun alasannya, mengratiskan Pasar Atas tersebut adalah tindakan melanggar hukum yakni UU Nomor 10 tahun 20016 tentang pilkada. Kebijakan itu merugikan calon kandidat lain, sebaliknya menguntungkan petahana sebab walikota itu mencalonkan diri kembali sebagai walikota periode 2020-2025. Untuk itu, kami sebagai ketua tim pemenangan Yes akan mengambil langkah hukum," tegas Edi didampingi beberapa tokoh masyarakat kepada media ini di Bukittinggi Senin (20/1).

Ia melanjutkan, sesuai uu nomor 10 tahun 2016 tersebut, pada pasal 71 menyebut dimana setiap kepala daerah baik gubernur atau wakil, walikota maupun wakil walikota dilarang menggunakan kewenangan, program serta kegiatan yang menguntungkan. Sementara sebaliknya merugikan pasangan calon lain.

"UU ini jelas bahkan pada ayat 3, dipertegas dalam waktu 6 bulan sebelum tanggal penetapan pasangan calon hingga ditetapkan-nya pasangan calon terpilih petahana tidak boleh menggunakan kewenangan," tegasnya. 

Kemudian pada ayat 5, kata Edi lagi, walikota selaku petahana melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat 2 dan 3.

"Jadi sanksi dari kebijakan walikota yang menjabat saat ini, dapat dikenakan sanksi pembatalan sebagai calon oleh KPUD Bukittinggi," terangnya.

Sekedar informasi kebijakan Walikota Bukittinggi tentang mengratiskan petak toko di Pasat Atas disampaikannya saat sosialiasi besaran nilai sewa toko dengan pedagang di Auditorium Perpustakaan Bung Hatta, Gulai Bancak kota setempat pada 30 Juni 2020.

Kebijakan pembebasan sewa itu dengan alasan rasa kemanusiaan sebab selama 2 tahun lebih pedagang menderita akibat Pasar Atas terbakar 2017 lalu. Dan, selain itu suasana ekonomi terpuruk akibat pandemi covid 19 

Hingga kini, Pasar Atas usai diresmikan oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono diwakili Wakil Menteri John Wempi Wetipo secara virtual, Kamis 18 Juni 2020 lalu masih saja digembok alias belum ditempati pedagang.

Disisi lain, Kota Bukittinggi dan beberapa kota kabupaten lain termasuk provinsi akan menghadapi pesta demokrasi atau pemilihan kepala daerah serentak tahun ini. 

Di Bukittinggi sendiri ada beberapa pasangan bakal calon walikota dan wakil walikota diantaranya adalah Ramlan Nurmatias saat ini masih menjabat sebagai Walikota Bukittinggi berpasangan dengan Syahrizal, Martias Tanjung dengan Taufik Dt. Nan Laweh, Erman Syafar dengan Marfendi, Yontrimansyah dengan Khairunas, Muhammad Fadli dengan Yon Rizal dan Yamellia dengan Sadri. (AN)