Penyaluran BLT Diduga di Selewengkan Puluhan Warga Geruduk Kantor Desa Bonto Raja



GlobalNewsindonesia.Com-Bulukumba,- sekitar 20 orang warga desa Bontoraja melakukan Demo dan mendatangi Kantor Desa Bontoraja Kecamatan Gantarang, Kabupaten bulukumba, Sul-Sel pukul 11.00 wita selasa 26/05/2020

Puluhan warga dan pemuda Desa Bonto Raja, meminta agar pemdes transparan dalam penyalurang Dana Desa BLT tahap I kepada warga yang terdampak Covid-19

Menurut koordinator lapangan, Erwin meminta agar Badan Permusyawaratan Desa ( BPD ) harus betul - betul mengawasi kinerja pemerinta desa dalam pengelolaan dana bantuan dan penyaluran langsung tunai ( BLT ) yang bersumber dari DD tahun 2020.

Soalnya  kami merasa ada keganjilan dalam proses pengelolaan bantuan langsung tunai (BLT) oleh, pemdes Bonto Raja dimana penerima bantuan langsung tunai berjumlah 150 orang dan sekarang berjumlah 110 orang dan kami juga meminta ke pemerintah desa untuk menjelaskan beberapa poin tuntutan kami yang kami anggap tidak jelas program kerjanya selama ini. Dan sebagai warga kami berharap ada penjelasan terkait:

1.Bantuan langsung tunai ( BLT )  tidak transparan,ada apa??
2. BUMDES tidak jelas aset dan Progresnya apa?Jika tidak jalan kenapa?
3. Apakah BPD pernah melakasanakan evaluasi BUMDES mengenai LPJ BUMDES?
4.BLT kenapa belum terealisasikan ?
Didesa desa tetangga sudah dibagikan. Pernahka BPD pertanyakan ini?
5. BLT Masyarakat dinaikkan apa tindak lanjut dari pemerintah desa.?
6. Berapa anggaran Covid 19?
Apa dan apa saja yang masuk anggarannya(Dijelaskan)?
7. Usaha menegah kebawah,pernah tidak ini BPD memberikan petunjuk kemasyarakat karena masyarakat kita banyak yang ingin pengajuan tapi tdak mereka tau, belum lagi beberapa berkas tidak sampai.
8. Mobil sehat mengapa belum ada didesa bontoraja sedangkan pusat mewajibkan setiap desa.

Ket: Kepala Desa Bonto Raja meneriman Aspirasi masyarakat bersama Ketua BPD Desa Bonto Raja, pukul 11.00 wita selasa 26/05/2020
Sementara Ketua BPD Desa Bonto Raja, Awal Rahmat S.Pd, menuturkan, Data BLT itu kami miliki dan bahkan kami akan terus kawal mulai proses penyaluranya,adapun data bantuan langsung tunai ( BLT ) yang berjumlah 150 dan menjadi 110 orang,jadi  yang 40 orang itu kami jadikan sembako dengan atas dasar hasil rapat dengan pemerinta desa dan jajaran'nya,

"Jadi sementara waktu kami belum bisa lebih jauh membahas masalah bantuan langsung tunai BLT, karena belum rampung dan belum semuanya tersalurkan"jelasnya

Adapun masalah mobil sehat yang belum ada sampai sekarang,kami sudah duduk bersama dengan pak desa dan jajaran pemerintah desa,kita lebih pokus dulu di penanganan covid 19.

"insyaallah setelah berlalu ini masalah virus corona,baru kita bahas kembali masalah pengadaan mobil sehat dan akan mengevaluasi poin yang ada di tuntutan masyarakat juga"terangnya

Menurut,Erwin korlap,atas dasar musyawarah aspirasi masyarakat Desa Bonto raja dengan menyampaikan beberapa Point aspirasi akan kami kawal selanjutnya  tidak cukup sampai hari ini.

Hasilnya kemudian kami menunggu rapat evaluasi BPD dengan aparat Desa Bonto Raja, terkait Point aspirasi yang kami maksudkan di atas, dan beberapa masukan terhadap Kinerja BPD dan aparat desa yang kami anggap belum maksimal.

Aspirasi warga Desa Bonto Raja diterima langsung Kepala Desa Bonto Raja, Idrus bersama ketua BPD Awal Rahmat S.Pd, sekertaris BPD A.Patahuddin serta pendamping Desa dan Kecamatan dan Anggota polsek Gantarang.(*)iswan

Total Pageviews