Sebanyak 100 Kader pendata dan Koordinator PK21, Hadiri Bimtek Sistem Informasi SIGA -->
Jika Ditemukan Anggota GNI yang melakukan Intimidasi, pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan lainnya, segera laporkan ke Center Kami 0823 7323 2423,

Sebanyak 100 Kader pendata dan Koordinator PK21, Hadiri Bimtek Sistem Informasi SIGA

5/20/2021, 5/20/2021




GlobalNewsindonesia.com-Bantaeng, -Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DPPKB Kabupaten Bantaeng mengelar Bimtek Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Bagi pengelolah program bangga kencana


Bimbingan teknis informasi keluarga (SIGA) 2021 dilaksanakan di Hotel Ahrian Jl.Raya lanto Rabu,(19/5/21),


Diikuti kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari staf pengelolah Data, Koodinator Kecamatan dan Kabupaten serta PLKB dan PPKBD desa dan Kelurahan se-Kabupaten Bantaeng.


Dalam laporannya Kasi pengendalian penduduk dan informasi Keluarga DPPKB Bantaeng, Fahmi Kurniawan,S.Sos,MM menyampaikan bahwa

Kegiatan ini Untuk meningkatkan  pemahaman kader dalam pengelolaan sistem data bangga kecana sampai tingkat desa.


Bimtek kali ini dihadiri langsung oleh Deputi bidang penelitian dan pengembangan BKKBN, pusat, Prof. Dr. M.Risal Damanik M.rep, Sc. Phd, di dampingi kepala perwakilan Sulawesi selatan, Dra. Hj. Andi Ritamariani, M.pd, Kadis DPPKB, Abdi Syam, M.Si bersama Asisten III Bidang Administrasi, Asruddin.



Hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan BKKBN sulsel  Dra.Hj .Andi Ritamariani,M.pd menjelaskan bawah kunjungan ini sekaligus memonitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan kegiatan pendataan PK21 yang akan berahir pada 31 Mei mendatang.


Ia juga mengapresiasi langkah dan strategi yang dilakukan DPPKB Kabupaten Bantaeng dimana saat ini telah mecapai posisi angka 60% yang artinya memiliki nilai plus.


Lebih jauh dirinya berharap agar agar disisa waktu, peran kader  bisa lebih dimaksimalkan serta termotivasi dan berkomitmen untuk menyelesaikan PK21."harapnya


Hadir ditempat yang sama deputi bidang penelitian dan pengembangan BKKBN, pusat, Prof. Dr. M.Risal Damanik, menjelaskan pentinya data PK21 ini karna sistem Update selama 5 tahun dimana data ini menurtnya unik karna memuat data mikro yang akan dijadikan data dasar penurunan stunting.


"Data ini unik karna memuat datanya mikro yang dijadikan data dasar penurunan stanting pada tahun 2021. Yang akan terintegrasi dengan Data OPD lain.


Oleh karna itu kami berharap peran kader di sisa waktu untuk menciptakan data PK21, Scara kuwantitas dan kuwalitas sebagai tolak ukur terciptanya data yang Akurat "Tegasnya


Dirinya juga menyakini ditangan 500 kader pendata PK21 di Kabupaten Bantaeng yang ia sebut tanah bertua yang saat ini menenpati posisi ke-6 dapat menjadi Kabupaten terbaik di Sulawesi Selatan.


Dalam kungjungan yang ke-2 kalinya dikabupaten Bantaeng Deputi bidang penelitian dan pengembangan BKKBN pusat, Prof. Dr. M.Risal Damanik akan melakukan kujungan kegiatan ke rumah data kependudukan Desa Bonto Karaeng Kecamatan Sinoa.


Sekedar diketahui sebelumnya 

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat Hasto Wardoyo bersama Deputi bidang penelitian dan pengembangan BKKBN, pusat, Prof. Dr. M.Risal Damanik M.rep, Sc. Phd, deputi bidang penelitian dan pengembangan BKKBN, hadir dalam acara peresmian Pusat Penanggulangan Gizi Perpadu pada Maret 2021.

TerPopuler