Rayakan Milad ke- 11, Boeta Ilmoe Buka Ruang Diskusi Publik -->
Global News Indonesia Menerima Tulisan dan Artikel, Kegiatan Komunitas, Sosial, Opini, Informasi Donasi Rumah Ibadah dan Panti Asuhan, dll | Global News Indonesia juga membuka Kesempatan untuk Biro & Jurnalis Muda diseluruh Indonesia,

Rayakan Milad ke- 11, Boeta Ilmoe Buka Ruang Diskusi Publik

3/02/2021, 3/02/2021




GlobalNewsindonesia.com-Bantaeng, -Kolaborasi kebaikan dimasa pandemi, Boeta ilmoe gelar diskusi publik mengangkat tema" mengulik BPD dan masa depan literasi Demokrasi Desa.


Kegiatan ini sekaligus dalam rangka memperingati milad ke-11 tahun, kehadiran Bueta ilmoe, di kabupaten Bantaeng, acara ini digelar di Aula kantor KPU Kabupaten Bantaeng Sulsel Senin,(01/03/21) pukul 19.30. Wita




Diskusi publik ini dihadiri oleh CO, Boeta Ilmue, Sulhan Yusuf, Kadis PMD PP&PPA, Awaluddin Ramli, SIP. MSI, Ketua KPU Hamzar, Ketua BAWASLU Kabupaten Bantaeng, Muhammad Saleh, sekertaris APDESI, Amiluddin,SE serta Kepala Desa, para Aktifis dan akademisi serta Media.


Acara ini turut di meriahkan oleh komonitas musik KOMPLEN dan dipandu oleh, Mashub Ali Muhyar, yang membuka ruang diskus, tentang Perlunya mengulik fakta terkait mekanisme pemilihan serta peran BPD dan Masa depan Literasi Demokrsai di tingkat Desa.


Ruang dikusi ini diharapkan mampu memberi masukan terhadap problema yang terjadi pasca digelarnya pemilihan BPD secara serentak di Kabupaten Bantaeng sehingga menjadi acuan untuk melakukan perubahaan baik Regulasi maupun juknis pelaksanaan


Hadir dalam dialog publik PLT Kadis PMD PP&PPA, Awaluddin Ramli, SIP. MSI, sangat mengapresiasi kegiatan yang digagas oleh, Boeta ilmue Kabupaten Bantaeng, yang telah menciptakan dan menularkan virus literasi sehingga proses pendidikan demokrasi saat ini di Kabupaten Bantaeng sudah mengalami perubahan kearah yang lebih baik.


Meskipun di akuinya masih banyak kendala dan kekurangan namun dengan adanya diskusi publik ini menjadi wadah untuk saling memberikan masukan yang nantinya dapat dijadikan acuan untuk melakukan perubahan.


"Ia juga berharap adanya BPD di sebuah desa memilik peran penting dan strategis serta wujud presentase wajah Demokrasi di desa, serta dapat menjadi penyeimbang dalam mengawal pelaksanan pembangunan."ungkapnya.


Sementara itu sekertaris APDESI, Amiluddin,SE berharap kedepan perlunya mendesain proses dan tahapan pemilihan BPD dalam mejalakan regulasi yang natinya dapat membuka ruang kepada semua pihak sehingga meminimalisir terjadinya polarisasi dan praktek manipolitik yang akan berdampak buruk terhadap perjalanan Demokrasi kita kedepan."harapnya


Diskusi publik begitu mengalir dan seru berahir pada pukul 01.30 Wita dengan sebuah catatan rangkuman Notulis, Bahwa Pemerintah Kabupaten Bantaeng sudah bekerja keras mempersiapkan perhelatan pemilihan BPD dengan Baik.


Hasilnya telah terpilih ratusan BPD pada 46 Desa di Kabupaten Bantaeng yang nantinya akan menjadi mitra strategis dan mitra kritis kepala Desa. 


Agar tugas mereka maksimal, maka penting ditindak langjuti dengan penguatan kapasitas yang dapat diperankan oleh berbagai pihak.


Kesempurnaan itu bukan karna tidak adanya kekurangan tapi kesempurnaan itu adalah kelapangan hati menerima kekurangan untuk melakukan perbaikan.(*)



TerPopuler