Neraka Tanpa perasaan. Tak ada Orang Mau Dengarkan Tangisnya -->
Global News Indonesia Menerima Tulisan dan Artikel, Kegiatan Komunitas, Sosial, Opini, Informasi Donasi Rumah Ibadah dan Panti Asuhan, dll | Global News Indonesia juga membuka Kesempatan untuk Biro & Jurnalis Muda diseluruh Indonesia,

Neraka Tanpa perasaan. Tak ada Orang Mau Dengarkan Tangisnya

3/05/2021, 3/05/2021



GlobalNewsindonesia.com-Bantaeng, -Warga Desa Pa'bumbungan Dusun Bonto jonga Kec.Eremerasa sampai saat ini belum bisa menikmati aliran listrik PLN, padahal jaringan dan istalasi sudah siap bahkan warga sudah antusias mendaftarkan diri sebagai pelangan di PLN Rayon Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulsel.


Menurut warga hal ini dikarnakan adanya pohon cengkeh dan beberapa pohon yang dilintasi Saluran Utama Tengangan Menengah (SUTM) ada yang belum ditebang.



"Ada pohon cengkeh milik mantang kepala Desa Pa'bumbungan yang tak mau dipangkas pak..!! jadi sampai saat ini katanya belum bisa dipungsikan"kata warga Bonto Jongan yang tak mau namanya ditulis, Jum'at (5/3/21)


Warga dusun Bonto Jonga juga sangat menyayangkan dan berharap ada solusi agar dapat menikmati listrik yang selama ini di nanti-natikan, apa lagi bulan suci ramadhan kini didepan mata," harap Warga 


Padahal sebelumnya manejer UP3 PLM Bulukumba, Leandra Agung Tri Radi Putra, mengatakan bahwa dalam waktu satu bulan ke depan, dua kampung lainnya di Bantaeng juga akan teraliri listrik. Keduanya adalah Dusun Bonto Jonga Desa Pa'bumbungan Kec.Eremerasa dan Kampung Parang Labbua Kec.Bissapu


"ini adalah bentuk komitmen kita untuk ikut membantu mengaliri listrik di daerah terpencil, " Katanya saat melakukan peresmian listrik di Kampung bira-bira pada 30 september 2020 lalu.


Sementara itu dikompirmasi terpisah melalui pesan WatsApp, Abdul Karim, yang merupakan matang kades Desa Pa'bumbungan, terkait solusi yang diharapkan warga, dirinya hanya meminta agar tiang tersebut dipindahkan.


"Solusinya pindahkan tiangnya sejajarakan jalan"tulisnya singkat


Dari pantaun media terlihat beberapa pohon menyentuh kabel jaringan tersebut dan hanya butuh untuk dipangkas.


Kini warga hanya bisa berharap ada solusi dari pihak Kontraktor pelaksana (PLN) dan masyarakat yang punya pohon rela ditebang, agar dapat menikmati aliran listrik yang sudah puluhan tahun dinantikan.


Keluh kesah warga ini mengigatkan tentang kata-kata bijak, Pramoedya Ananta Toer, Bagaikan Neraka Tanpa perasaan.Tak ada Orang Mau Dengarkan Tangisnya.(*)


TerPopuler