-->

Peringati Hari Asyura 10 Muharram Masyarakat Desa Kayu loe Gelar Doa Bersama



GlobalNewsIndonesia.com-Bantaeng. -Menyambut hari 10 Muharram 1442 H, Berbagai macam kegiatan yang di gelar dalam menyambut hari Asyura yang diperingati setiap tahun.

Hari Asyura di yakini memilik keistimewan dimana Hari Asyura' atau hari tanggal 10 Muharram (hari Sabtu, tanggal 29 Agustus 2020) adalah salah satu hari yang mulia.

Sehingan masyarakat memperingatinya dengan berbagai cara baik itu ibadah atau kegiatan lain seperti puasa, zikir dan bersedekah bahkan ada pula yang belanja berbagai perlengkapan dapur lainya.

Beda halnya dengan masyarakat Desa Kayu loe Dusun Parang labbua yang mengelar acara doa bersama dalam memperingati bulan yang mulia ini.


Acara ini digelar di rumah kepala Iman Desa Kayu loe Kec.Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sul-Sel yang dihadiri tokoh Agama dan pemuda serta dan masyarakat setempat.

Menurut, iman Dusun Desa Kayu loe H.Hanafing kegiatan ini adalah budaya islam yang sampai saat ini masih terjaga, selain itu, terdapat pula beberapa keistimewaan yang di jelaskan di dalamnya kitab, I'anatuttholibin 2/267 yang diriwatkan oleh, Abu Hurairah radhiyallahu anhu, ia berkata:

Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:

 “Sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla telah menjadikan fardhu kepada Bani Israil puasa satu hari dalam setahun, hari ‘Asyura’, yaitu hari kesepuluh dari bulan Muharram" artinya

ﻓَﺼُﻮﻣُﻮﻩُ ﻭَﻭَﺳِّﻌُﻮﺍ ﻋَﻠَﻰ ﻋِﻴَﺎﻟِﻜُﻢْ ﻓِﻴﻪِ ، ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﻣَﻦْ ﻭَﺳَّﻊَ ﻓِﻴْﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﻋِﻴَﺎﻟِﻪِ ﻭَﺃَﻫْﻠِﻪِ ﻣِﻦْ ﻣِﺎﻟِﻪِ ﻳَﻮْﻡَ ﻋَﺎﺷُﻮﺭَﺍﺀَ ﻭَﺳَّﻊَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﺳَﺎﺋِﺮَ ﺳَﻨَﺘِﻪِ

Oleh karena itu, hendaklah kalian berpuasa ‘Asyura dan lapangkanlah nafkah kalian terhadap keluarga kalian pada hari itu, karena sesungguhnya barangsiapa melapangkan nafkah kepada keluarganya dari harta bendanya pada hari ‘Asyura, niscaya Allah akan melapangkan rezekinya sepanjang tahun.

Serta di dalam doa Asyura yang dia bacakanya dalam terdapat doa 25 Nabi yang mutajab apa bila dibaca bahkan diajurakan agar dapat di baca walau haya sekali dalam seumur hidup."harap H.Hanafing

Dalam tradisi bugis Makassar Hari 10 Muharram biasa disebut pula denga acara"Songka Bala" yang artinya Doa tolak Bala, dengan harapan Agar di berikan keberkahan umur dan kemudahan rezeki.

Beberapa doa dan keistimewaan hari 10 Muharram

ﻓَﺈِﻧَّﻪُ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡُ ﺍﻟَّﺬِﻱ ﺗَﺎﺏَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﺁﺩَﻡَ ﻓَﺄَﺻْﺒَﺢَ ﺻَﻔِﻴًّﺎ
Lakukanlah puasa Asyura’, karena pada hari itu Allah menerima taubat nabi Adam,maka jadilah beliau orang yang bersih

ﻭَ ﺭَﻓَﻊَ ﻓِﻴﻪِ ﺇِﺩْﺭِﻳﺲَ ﻣَﻜَﺎﻧًﺎ ﻋَﻠِﻴًّﺎ
Dan Allah mengangkat nabi Idris hari itu pada tempat/kedudukan yang tinggi

ﻭَﺃَﺧْﺮَﺝَ ﻧُﻮْﺣًﺎ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﻔِﻴْﻨَﺔِ
Dan Allah mengeluarkan nabi Nuh dari kapalnya

ﻭَﻧَﺠَّﻰ ﺇِﺑْﺮَﺍﻫِﻴْﻢَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﻨَّﺎﺭِ
Dan Allah menyelamatkan nabi Ibrahim dari kobaran api

ﻭَﺃَﻧْﺰَﻝَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻪِ ﺍﻟﺘَّﻮْﺭَﺍﺓَ ﻋَﻠَﻰ ﻣُﻮﺳَﻰ
Dan Allah, menurunkan kitab Taurat kepada nabi Musa

ﻭَﺃَﺧْﺮَﺝَ ﻓِﻴْﻪِ ﻳُﻮْﺳُﻒَ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴِّﺠْﻦِ
Dan Allah mengeluarkan nabi Yusuf dari penjara

ﻭَ ﺭَﺩَّ ﻓِﻴْﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﻳَﻌْﻘُﻮْﺏَ ﺑَﺼَﺮَﻩُ
Dan Allah mengembalikan mata penglihatan nabi Ya’qub

ﻭَﻓِﻴْﻪِ ﻛَﺸَﻒَ ﺍﻟﻀُّﺮَّ ﻋَﻦْ ﺃَﻳُّﻮْﺏَ
Dan Allah membebaskan nabi Ayyub dari bencana (penyakit)

ﻭَﻓِﻴْﻪِ ﺃَﺧْﺮَﺝَ ﻳُﻮﻧُﺲَ ﻣِﻦْ ﺑَﻄﻦِ ﺍﻟْﺤُﻮْﺕِ
Dan Allah mengeluarkan nabi Yunus dari perut ikan

ﻭَﻓِﻴْﻪِ ﻓَﻠَﻖَ ﺍﻟْﺒَﺤْﺮَ ﻟِﺒَﻨِﻲْ ﺇِﺳْﺮَﺍﺋِﻴْﻞَ
Dan pada hari itu Allah membelah lautan (menjadi daratan) bagi bani Israil

ﻭَﻓِﻴْﻪِ ﻏَﻔَﺮَ ﻟِﺪَﺍﻭُﺩَ ﺫَﻧْﺒَﻪُ
Dan pada hari itu Allah mengampuni dosa nabi Dawud

ﻭَﻓِﻴْﻪِ ﺃَﻋْﻄَﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﺍﻟْﻤُﻠْﻚَ ﻟِﺴُﻠَﻴْﻤَﺎﻥَ
Dan pada hari itu Allah memberikan kerajaan kepada nabi Sulaiman

ﻭَﻓِﻲْ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡِ ﻏَﻔَﺮَ ﻟِﻤُﺤَﻤَّﺪٍ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻣَﺎ ﺗَﻘَﺪَّﻡَ ﻣِﻦْ ﺫَﻧْﺒِﻪِ ﻭَﻣَﺎ ﺗَﺄَﺧَّﺮَ
Dan pada hari itu Allah mengampuni dosa-dosa nabi Muhammad yang telah lalu maupun yang akan datang

ﻭَﻫُﻮَ ﺃَﻭَّﻝُ ﻳَﻮْﻡٍ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻪِ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ
Hari Asyura’ adalah hari pertama yang Allah ciptakan dunia

ﻭَﺃَﻭَّﻝُ ﻳَﻮْﻡٍ ﻧَﺰَﻝَ ﻓِﻴْﻪِ ﺍﻟﻤَﻄَﺮُ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﺀِ ﻳَﻮْﻡُ ﻋَﺎﺷُﻮْﺭَﺍﺀَ
Pada hari Asyura’ Allah menurunkan hujan dari langit untuk pertama kalinya

ﻭَﺃَﻭَّﻝُ ﺭَﺣْﻤَﺔٍ ﻧَﺰَﻟَﺖْ ﺇِﻟَﻰ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻳَﻮْﻡُ ﻋَﺎﺷُﻮْﺭَﺍﺀَ
dan pada hari Asyura pertama kali rahmat Allah turun di bumi

ﻓَﻤَﻦْ ﺻَﺎﻡَ ﻳَﻮْﻡَ ﻋَﺎﺷُﻮﺭَﺍﺀَ ﻓَﻜَﺄَﻧَّﻤَﺎ ﺻَﺎﻡَ ﺍﻟﺪَّﻫْﺮَ ﻛُﻠَّﻪُ ، ﻭَﻫُﻮَ ﺻَﻮْﻡُ ﺍﻷَﻧْﺒِﻴَﺎﺀِ
Barangsiapa berpuasa Asyura’, maka seakan-akan ia berpuasa sepanjang tahun. Puasa Asyura’ adalah puasanya para nabi.

ﻭَﻣَﻦْ ﺃَﺣْﻴَﺎ ﻟَﻴْﻠَﺔَ ﻋَﺎﺷُﻮﺭَﺍﺀَ ﺑِﺎﻟْﻌِﺒﺎَﺩَﺓِ ﻓَﻜَﺄَﻧَّﻤَﺎ ﻋَﺒَﺪَ ﺍﻟﻠﻪَ ﺗَﻌَﺎﻟَﻰ ﻣﺜﻞ ﻋِﺒَﺎﺩَﺓِ ﺃَﻫْﻞِ ﺍﻟﺴَّﻤَﻮَﺍﺕِ ﺍﻟﺴَّﺒْﻊِ
Dan barangsiapa menghidupkan malam Asyura’ maka seakan-akan ia beribadah kepada Allah seperti ibadahnya para penghuni tujuh langit.

ﻭَﻣَﻦْ ﺻَﻠَّﻰ ﻓِﻴْﻪِ ﺃَﺭْﺑَﻊَ ﺭَﻛَﻌَﺎﺕٍ ﻳَﻘْﺮَﺃُ ﻓِﻲ ﻛُﻞِّ ﺭَﻛْﻌَﺔٍ ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟﻠﻪِ ﻭَﻗُﻞْ ﻫُﻮَ ﺍﻟﻠﻪُ ﺃَﺣَﺪٌ ﺇِﺣْﺪَﻯ ﻭَﺧَﻤْﺴِﻴْﻦَ ﻣَﺮَّﺓً ﻏَﻔَﺮَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻟَﻪُ ﺫُﻧُﻮْﺏَ ﺧَﻤْﺴِﻴﻦَ ﻋَﺎﻣًﺎ
Barangsiapa sholat empat rokaat dan pada setiap rokaat ia membaca Alhamdu Lillah sekali dan Qul Huwallah Ahad 51 (lima puluh satu) kali, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya selama 50 tahun

ﻭَﻣَﻦْ ﺳَﻘَﻰ ﻓِﻲْ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺎﺷُﻮْﺭَﺍﺀَ ﺷُﺮْﺑَﺔَ ﻣَﺎﺀٍ ﺳَﻘَﺎﻩُ ﺍﻟﻠﻪُ ﻳَﻮْﻡَ ﺍﻟْﻌَﻄْﺶِ ﺍﻟْﺄَﻛْﺒَﺮِ ﻛَﺄْﺳًﺎ ﻟَﻢْ ﻳَﻈْﻤَﺄْ ﺑَﻌْﺪَﻫَﺎ ﺃَﺑَﺪًﺍ، ﻭﻛَﺄَﻧَّﻤَﺎ ﻟَﻢْ ﻳَﻌْﺺِ ﺍﻟﻠﻪَ ﻃَﺮْﻓَﺔَ ﻋَﻴْﻦٍ
Barangsiapa memberi seteguk air minum maka Allah akan memberikan kepadanya satu gelas minuman pada hari haus yang besar, yang mana dia tidak akan dahaga sesudah itu selamanya, dan seakan-akan ia tidak pernah bermaksiat kepada Allah sekejap pun.

ﻭَﻣَﻦْ ﺗَﺼَﺪَّﻕَ ﻓِﻴْﻪِ ﺑِﺼَﺪَﻗَﺔٍ ﻓَﻜَﺄَﻧَّﻤَﺎ ﻟَﻢْ ﻳَﺮُﺩَّ ﺳَﺎﺋِﻼ ﻗَﻂُّ
Barangsiapa bersedekah dengan suatu sedekah pada hari Asyura’, maka seakan-akan ia tidak pernah menolak seorang pun yang meminta-minta.

ﻭَﻣَﻦِ ﺍﻏْﺘَﺴَﻞَ ﻭَﺗَﻄَﻬَّﺮَ ﻳَﻮْﻡَ ﻋَﺎﺷُﻮﺭَﺍﺀَ ﻟَﻢْ ﻳَﻤْﺮَﺽْ ﻓِﻲْ ﺳَﻨَﺘِﻪِ ﺇِﻟَّﺎ ﻣَﺮَﺽَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕِ .
Barangsiapa mandi pada hari Asyura’, maka ia tidak akan mengalami sakit apapun kecuali kematian

ﻭَﻣَﻦْ ﻣَﺴَﺢَ ﻓِﻴْﻪِ ﻋَﻠَﻰ ﺭَﺃْﺱِ ﻳَﺘِﻴْﻢٍ ﺃَﻭْ ﺃَﺣْﺴَﻦَ ﺇِﻟَﻴْﻪِ ﻓَﻜَﺄَﻧَّﻤَﺎ ﺃَﺣْﺴَﻦَ ﺇِﻟَﻰ ﺃَﻳْﺘَﺎﻡِ ﻭَﻟَﺪِ ﺁﺩَﻡَ ﻛُﻠِّﻬِﻢْ .
Barangsiapa tangannya mengusap kepala anak yatim atau berbuat baik kepadanya, maka seakan-akan ia ia telah berbuat baik kepada semua anak yatim bani Adam.

ﻭَﻣَﻦْ ﻋَﺎﺩَ ﻣَﺮِﻳْﻀًﺎ ﻓِﻲْ ﻳَﻮْﻡِ ﻋَﺎﺷُﻮْﺭَﺍﺀَ ﻓَﻜَﺄَﻧَّﻤَﺎ ﻋَﺎﺩَ ﻣَﺮْﺿَﻰ ﺃَﻭْﻟَﺎﺩِ ﺁﺩَﻡَ ﻛُﻠِّﻬِﻢْ .
Dan barangsiapa menjenguk orang sakit pada hari Asyura’, maka seakan-akan ia telah menjenguk semua orang sakit dari keturunan nabi Adam.

ﻭَﻫُﻮَ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡُ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻪِ ﺍﻟْﻌَﺮْﺵَ، ﻭَﺍﻟﻠَّﻮْﺡَ، ﻭَﺍﻟْﻘَﻠَﻢَ
Pada hari Asyura’ Allah menciptakan ‘Arasy, Lauh, Qalam,

ﻭَﻫُﻮَ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡُ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻓِﻴْﻪِ ﺟِﺒْﺮِﻳْﻞَ، ﻭَﺭَﻓَﻊَ ﻓِﻴْﻪِ ﻋِﻴْﺴَﻰ
dan hari itu Allah menciptakan Jibril, dan mengangkat nabi Isa

ﻭَﻫُﻮَ ﺍﻟْﻴَﻮْﻡُ ﺍﻟَّﺬِﻱْ ﺗَﻘُﻮْﻡُ ﻓِﻴْﻪِ ﺍﻟﺴَّﺎﻋَﺔُ
dan pada hari itu terjadinya kiamat
اَللّٰهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلٰى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ، اَللّٰهُمَّ يَامُفَرِّجَ كُلِّ كَرْبٍ وَيَامُخْرِجَ ذِى النُّوْنِ يَوْمَ عَاشُوْرَآءَ، وَيَاجَامِعَ شَمْلِ يَعْقُوْبَ يَوْمَ عَاشُوْرَآءَ، وَيَاغَافِرَ ذَنْبِ دَاوُدَ يَوْمَ عَاشُوْرَآءَ، وَيَا كَاشِفَ ضُرِّ اَيُّوْبَ يَوْمَ عَاشُوْرَآءَ، وَيَاسَامِعَ دَعْوَةِ مُوْسٰى وَهَارُوْنَ يَوْمَ عَاشُوْرَآءَ، وَيَاخَالِقَ رُوْحِ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمَ عَاشُوْرَآءَ، وَيَارَحْمٰنَ الدُّنْيَا وَاْلاٰخِرَةِ أَطِلْ عُمْرِيْ فِيْ طَاعِتِكَ وَمُحَبَّتِكَ وَرِضَاكَ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ وَاَحْيِنِيْ حَيَاةً طَيِّبَةً وَّتَوَفَّنِيْ عَلَى اْلاِسْلَامِ وَاْلاِيْمَانِ يَااَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ
"Ya Allah, anugerahi Rahmat dan keselamatan kepada panutan kami nabi Muhammad, keluarga, dan semua shahabatnya. Ya Allah, Wahai Dzat Pemberi jalan keluar dari segala kesusahan, wahai Yang mengeluarkan  Zun Nun pada hari Asyura,

wahai Yang menghimpun semua keturunan Ya’qub pada hari Asyura, wahai Yang mengampuni dosa Daud pada hari Asyura, wahai Yang membebaskan penyakit Ayyub pada hari Asyura,

wahai Yang mendengar seruan Musa dan Harun pada hari Asyura, wahai Yang menciptakan ruh nabi Muhammad saw pada hari Asyura.
Wahai Yang Maha Pemurah di dunia dan di akhirat, panjangkanlah umurku dalam taat kepada-Mu, mencintai-Mu dan mendapat ridha-Mu, wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.

Hidupkanlah pula aku dalam kehidupan yang baik dan wafatkanlah aku dalam keadaan Islam dan iman. Wahai Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.
Dan segala puji bagi Allah Tuhan semesta alam."(*) Red