-->

Hari ini, di Sumbar 40 Orang Positif Terinfeksi Covid -19

Jasman Rizal

GlobalNewsIndonesia, PADANG-  Percepatan Penanganan Covid 19 Provinsi Sumbar telah melakukan ribuan pemeriksaan sample spesimen terhadap warga setempat. 
Dari sebanyak 1.541 pemeriksaan sample tersebut yakni 1.518 dilakukan di Labor Fakultas Kedokteran UNAND Padang dan 23 di Labor Veteriner, Baso, Agam. 

"Hasil sementara pemeriksaan sample itu, terkonfirmasi 40 orang warga Sumbar positif terinfeksi covid 19," ujar Jubir Percepatan Penanganan Covid 19 Sumbar, Jasman Rizal, di Padang, Jumat (30/7).

Ia jelaskan, hal itu terkonfirmasi berdasarkan laporan penanggung jawab hasil pemeriksaan labor yaitu Dr.dr. Andani Eka Putra, M.Si.

"Laporan berdasarkan hasil pemeriksaan sample spesimen PCR itu merupakan rekor tertinggi konfirmasi positif yang pernah terjadi di Sumbar," sebut Jasman sambil mengatakan, meski demikian konfirmasi tersebut masih merupakan laporan sementara.

Jasman yang juga Kepala Dinas Kominfo Provinsi Sumbar ini terus menghimbau, agar tetap menjaga kesehatan dan konsisten serta disiplin mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

"Mari kita selalu konsisten mematuhi semua protokol kesehatan yang telah ditetapkan dan tentunya kita semua berharap agar wabah pandemi covid-19 ini segera berakhir," pintanya.

Berikut data lengkap perkembangan Covid 19 yang dihimpun dari situs resmi Pemerintah Provinsi Sumbar hari ini (https://www.sumbarprov.go.id)

Total hingga  hari ini (30 Juli 2020) sebanyak 907 orang Warga Sumbar terinfeksi covid 19. Terjadi penambahan 16 orang positif terinfeksi. Sembuh bertambah 8 orang, sehingga total sembuh 758 orang.
Dengan bertambahnya warga Kota Solok positif terinfeksi Covid-19, maka status Kota Solok yang semula zona Kuning berubah menjadi zona Orange.

Spesimen sampai hari ini:

Jumlah Spesimen Diperiksa: 70.716

Jumlah Orang Diperiksa: 61.835

Positivity Rate (PR): 1,46 % (sampai hari ini masih Terendah dan terbaik nasional).

Total 907 orang yang telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat dengan rincian:

Dirawat di berbagai rumah sakit 63 orang (6,9%)

Isolasi mandiri 37 orang (4,1%)

Isolasi BPSDM 16 orang (1,8%)

Meninggal dunia 33 orang (3,6%)

Sembuh 758 orang (83,6%)

Tim Laboratorium Diagnostik dan Riset Terpadu Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Balai Penyidikan dan Pengujian Veteriner Wilayah II Baso dibawah pimpinan dan penanggungjawab Dr. dr. Andani Eka Putra, M.Sc

melaporkan bahwa dari 1.254 sample (1.240 di Lab. Fakultas Kedokteran UNAND dan 14 di Lab. Veteriner Baso Agam), terkonfirmasi tambahan 16 (enam belas) orang warga Sumbar positif terinfeksi covid-19, kesembuhan pasien covid-19 setelah 2x

konversi negatif bertambah 8 orang.

Warga Sumbar terkonfirmasi positif sebanyak 16 orang yaitu 12 orang dari Kota Padang, 3 orang dari Kota Solok dan 1 orang dari Kabupaten Solok, dengan rincian:

Kota Padang

1. Pria 50 th, warga Kuranji, pekerjaan Wiraswasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

2. Wanita 18 th, wargs Kuranji, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

3. Wanita 33 th, warga Kuranji, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

4. Pria 37 th, warga Sungai Sapiah, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

5. Pria 17 th, warga Lubuak Buayo, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

6. Wanita 45 th, warga Surau Gadang, pekerjaan Dosen, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

7. Wanita 27 th, warga Limau Manih Selatan, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan dan riwayat perjalanan dari Bukittinggi 26 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

8. Wanita 28 th, warga Kubu Dalam Parak Karakah, pekerjaan karyawan toko, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Semen Padang Hospital.

9. Pria 44 th, warga Kampuang Baru, pekerjaan ASN, terinfeksi karena pulang dari Jakarta tanggal 28 Juli 2020, penanganan isolasi mandiri sementara.

10. Wanita 16 th, warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

11. Pria 14 th, warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

12. Pria 11 th, warga Surau Gadang, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan isolasi mandiri sementara.

Kota Solok

1. Wanita 35 th, warga Aia Mati, pekerjaan Tenaga Kesehatan, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan dirawat di RSUD. M. Natsir.

2. Pria 64 th, warga VI Suku, pekerjaan Wiraswasta, diduga terpapar dari pekerjaan dan riwayat perjalanan ke Bukittinggi, penanganan dirawat di Dinkes Kota Solok.

3. Wanita 63 th, warga VI Suku, status IRT, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, penanganan dirawat di Dinkes Kota Solok.

Kabupaten Solok

1. Pria 39 th, warga Saok Laweh, pekerjaan ASN, diduga terpapar dari pekerjaan, penanganan isolasi mandiri sementara.

Pasien sembuh sebanyak 8 orang dengan rincian:

1. Pria 13 th, warga Andaleh, status pelajar, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Semen Padang Hospital.

2. Pria 21 th, warga Limau Manih Selatan, status Mahasiswa, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien karantina BPSDM.

3. Pria 22 th, warga Talang Kota Payakumbuah, pekerjaan karyawan Swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi di tempat kerja, pulang dari Kalimantan tanggal 28 Juni 2020, pasien karantina BPSDM.

4. Pria 25 th, warga Padang Laweh Kab. Dhamaraya, pekerjaan swasta, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Dharmasraya.

5. Wanita 31 th, warga Padang Laweh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Dharmasraya.

6. Wanita 40 th, warga Timpeh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Dharmasraya.

7. Wanita 35 th, warga Padang Laweh, pekerjaan Tenaga Kesehatan, terinfeksi karena kontak dengan kasus konfirmasi, pasien Dinkes Dharmasraya.

8. Pria 72 th, warga Pegambiran, diduga terpapar dengan kegiatan keseharian, pasien RSUD Rasidin Padang.

Sementara perkembangan Covid-19 di Sumbar, Kamis 30 Juli 2020 pukul 12.00 WIB yakni :

Kasus Suspek dengan total 84 orang.

Dirawat sebanyak 19 orang.

Isolasi mandiri sebanyak 65 orang.

Ini rincian persentase meninggal dan sembuh per Kabupaten Kota, kondisi Kamis 30 Juli 2020:

1. Kota Padang Panjang (Kategori Kuning)

Total positif  32 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 32 orang (100%)


2. Kab. Sijunjung (Kategori Kuning)

Total positif 11 orang

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 11 orang (100%)


3. Kab. Solok Selatan (Kategori Hijau)

Total positif 9 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 9 orang (100%)


4. Kab. Kep. Mentawai (Kategori Hijau)

Total positif 8 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 8 orang (100%)


5. Kab. Pasaman (Kategori Hijau)

Total positif 5 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 5 orang (100%)


6. Kab. Pasaman Barat (Kategori Hijau)

Total positif 2 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 2 orang (100%)


7. Kab. Pesisir Selatan (Kategori Hijau)

Total positif 18 orang.

Meninggal 1 orang (5,6%)

Sembuh 17 orang (94,4%)


9. Kab. Limopuluah Kota (Kategori Kuning)

Total positif 15 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 14 orang (93,3%)


9. Kota Payakumbuh (Kategori Kuning)

Total positif 23 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 21 orang (91,3%)

10. Kab. Padang Pariaman (Kategori Kuning)

Total positif 23 orang.

Meninggal 1 orang (4,3%)

Sembuh 21 orang (91,3%)

11. Kota Bukittinggi (Kategori Kuning)

Total positif 19 orang.

Meninggal 1 orang (5,3%)

Sembuh 17 orang (89,4%)

12. Kab. Tanah Datar (Kategori Kuning)

Total positif 14 orang.

Meninggal 1 orang (7,1%)

Sembuh 12 orang (85,7%)

13. Kota Padang (Kategori Kuning)

Total positif 637 orang.

Meninggal 26 orang (4,1%)

Sembuh 522 orang (81,9%)

14. Kab. Agam (Kategori Kuning)

Total positif 26 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 20 orang (76,9%)

15. Kab. Dharmasraya (Kategori Kuning)

Total positif 34 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 25 orang (73,5%)

16. Kota Sawahlunto (Kategori Kuning)

Total positif 3 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 2 orang (66,7%)

17. Kab. Solok (Kategori Orange)

Total positif 15 orang.

Meninggal 3 orang (23,07%)

Sembuh 8 orang (61,5%)

18. Kota Solok (Kategori Kuning)

Total positif 10 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 6 orang (60%)

19. Kota Pariaman (Kategori Kuning)

Total positif 4 orang.

Meninggal 0 orang (0%)

Sembuh 1 orang (25%)

Dari 19 Kabupaten Kota Se Sumatera Barat, setelah 20 Minggu masa status tanggap darurat pandemi Covid-19 diberlakukan, kategori daerah berdasarkan zona adalah:

Zona Orange: Kabupaten Solok, Kota Padang dan Kota Solok

Zona Kuning: (11 Kab Kota) Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten 50 Kota, Kota

Sawahlunto.

Zona Hijau: (5 Kab Kota) Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok Selatan. (AN)