PWNU Sumsel Tanggapi Kebijakan Pemerintah Terkait Larangan Mudik dan Pembatasan Aktivitas. -->
Jika Ditemukan Anggota GNI yang melakukan Intimidasi, pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan lainnya, segera laporkan ke Center Kami 0823 7323 2423,

PWNU Sumsel Tanggapi Kebijakan Pemerintah Terkait Larangan Mudik dan Pembatasan Aktivitas.

5/08/2021, 5/08/2021

 


Globalnewsindonesia.com,- Sumsel,- Sama Seperti Tahun Lalu (2020) Tahun ini pun Pemerintah kembali mengeluarkan larangan mudik bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H.


Aturan tersebut tertuang dalam surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 NO 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 H antara 6-17 mei 2021.


Larangan juga untuk Model Transportasi Darat,Laut dan Udara untuk memastikan aturan ini dilaksanakan petugas Kepolisian dan Dinas terkait dikerahkan untuk melakukan penyekatan dijalan-jalan yang dilalui pemudik.sabtu (08/05/21)


Menyingkapi Larangan Mudik yang diberlakukan Pemerintah,Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama ( PWNU ) Sumsel menghimbau masyarakat khususnya Umat Muslim untuk mematuhinya.


Wakil Rois Syuriah PWNU Sumsel KH M ALI Mohsin menekankan,pentingnya masyarakat untuk memahami Aturan tentang larangan mudik,selain untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini juga sebagai Implementasi dalam menjalankan agama.


"Sesuai ajaran Agama,kita melayani untuk Taat kepada ALLAH SWT Taat kepada Rosul dan juga Taat kepada Pemimpin atau Pemerintah,kepada segenap warga Sumsel baik yang ada di Sumsel maupun di Luar Sumsel kita patuhi aturan pemerintah untuk tidak mudik.terangnya


Lanjut KH Ali Mohsin kesadaran masyarakat dalam menerapkan Prokes Covid-19 relatif rendah,Akibatnya penyebaran virus ini jadi sulit dikendalikan,untuk itu atas nama PWNU saya mengajak semua pihak,khusus nya umat muslim untuk berkontribusi positif,salah satunya dengan mematuhi Prokes.


"Semoga ALLAH SWT melihat upaya kita dalam menghalau virus ini dan segera menghapus virus ini dari kita sehingga kita bisa menjalani rutinitas secara normal kembali," Tutupnya. (Hasbi)

TerPopuler