Sukses Kembangkan Teknologi Bioflok, Ramlan Rama Berharap Masyarakat Dapat Termotivasi -->
Global News Indonesia Menerima Tulisan dan Artikel, Kegiatan Komunitas, Sosial, Opini, Informasi Donasi Rumah Ibadah dan Panti Asuhan, dll | Global News Indonesia juga membuka Kesempatan untuk Biro & Jurnalis Muda diseluruh Indonesia,

Sukses Kembangkan Teknologi Bioflok, Ramlan Rama Berharap Masyarakat Dapat Termotivasi

3/19/2021, 3/19/2021




GlobalNewsindonesia.com-Bantaeng, -Dalam situasi pandemi covid-19 Pemerintah Kabupaten Bantaeng memberikan support melalui langkah pemberdayaan kelompok masyarakat baik melalui sektor pertanian untuk meningkatkan ketahanan pangan maupun sektor perikanan. 


Saat ini pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui kelompok Koperasi Paripurna Teknovasi Indonesia di Desa Ulugalung Kecamatan Eremerasa Kabupaten Bantaeng Sulawesi selatan, berhasil mengembangkan budidaya ikan nila dengan teknologi sistem bioflok.


Menurut, Ramlan Rama teknologi ini pertama di kabupaten Bantaeng hadir berkat bantuan Aspirasi Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azikin Solthan yang diberikan melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya Kementrian Kelautan dan Perikanan pada Desember 2020 lalu.


"Saat ini kita telah sukses membudidayakan jenis ikan nila dan insyaallah bulan depan sudah bisa panen."ungkap Ramlan saat disambangi awak media dilokasi bioflok Jum'at,(19/3/21)


Saat ini Bioflok sebanyak 10 kolam dan menampung 10 ribu ekor ikan nila dan nantinya kita akan gilir kembali untuk isi bibit yang baru.




Dirinya mengaku termotivasi dengan adanya bantuan Bioflok ini, Meski tergolong baru namun ini menjadi media pembelajaran sekaligus menghadirkan inovasi di tengah pandemi yang dapat meningkatkan ekonomi anggota kelompok.


"Media ini sekaligus tempat belajar (studi banding) bagi mereka yang berminat menambah wawasan mengembangkan teknologi  bioflok ini."urainya.


Dikatakanya budidaya ikan jenis Nila dengan penerapan sisitem bioflok memiliki keunggulan (Survival Rate SR) yang cukup tinggi sehingga air tidak berbau dan tak perlu menganti air dan tak mengganggu lingkungan. 


Saat ini dirinya sudah mulai mensinergikan dengan tanaman sayur-sayuran dan buah-buahan


“Hal ini dikarenakan adanya mikroorganisme yang mampu mengurai limbah budidaya menjadi pupuk yang menyuburkan tanaman,” pungkasnya

TerPopuler