Pemilihan BPD Tanpa Netralitas, dan Judi, Membuat Polarisasi Titingkat Dusun.

Pemilihan BPD Tanpa Netralitas, dan Judi, Membuat Polarisasi Titingkat Dusun.
Puluhan warga terang-terangan taruhan dalam Pemilihan BPD di Desa Kayu loe, Rabu,(27/2/20)


GlobalNewsindonesia.com-Bantaeng, -Demokrasi pemilihan BPD telah usai namun meninggalkan benerapa polemik yang perlu dikaji ulang baik tata cara maupun regulasinya.


Pemilihan BPD yang digelar secara serentak dikabupaten Bantaeng Rabu,(17/2/21) sulsel, berjalan aman meski beberapa desa ada yang protes dengan aturan dan regulasi yang ada.


Hajatan pemilihan BPD di desa kayu loe Kec.Bantaeng dinilai, jauh dari harapan untuk mejadi corong atau cerminan sebagai mana yang diharapkan Ketua pengisian BPD Desa kayu loe ,Jufriadi beberapa waktu lalu yang diungkapkan kepada media.


Ketua pemilihan BPD juga menekankan netralitas dan profesionalisme penyelenggara merupakan bagian dari mewujudkan pemilihan BPD yang berintegritas.

 

Namum netralitas kepala Desa dan kadus yang di harapkan tak diindahkan malah menjadi tokoh utama dalam proses hajatan ini dengan berbagai intimidasi.


Parahnya lagi hajatan ini turut dihiasi dengan taruhan (judi) sesama pendukung dan simpatisan calon BPD, hal ini membuat polarisasi ditingkat dusun yang notabene adalah kerabat, baik karna kalah bersaing maupaun kalah karna taruhan.


Salah satu warga Desa kayu loe, mengungkap,kan jumlah taruhan yang terjadi puluh juta, ini juga yang memicu komplik."ungka warga yng tak ingin identitasnya ditulis 


Dirinya berharap kedepan ada aturan yng jelas agar proses pengisian BPD mengedepankan musyawarah bukan pemilihan serta perbub 38 tahun 2018 dapat dikaji kembali oleh wakil rakyat di DPRD" Kabupaten Bantaeng"pungkasnya

Share This :