DPW Petani NasDem Sosialisasi Program Pertanian di Aceh Jaya. -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia Jika ada yang mendapat intimidasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke center 0823-7323-2423, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

DPW Petani NasDem Sosialisasi Program Pertanian di Aceh Jaya.

9/05/2022

 


Globalnewsindonesia.com,- Aceh Jaya, - Sosialisasi Program Pertanian     yang di ikuti oleh beberapa DPD NasDem Yaitu Subulussalam, Aceh Barat Daya, Aceh Barat dan Aceh Jaya selaku Tuan Rumah dalam kegiatan Tersebut. Program  Pertanian diantaranya Program ketahanan Pangan Nasional Partai NasDem Melalui Penanaman Kedele 1 Juta Hektar dalam kesempatan itu juga mensosialisakan usulan teknis tentang Bantuan Benih Padi, Jagung dan  Pisang serta teknis PSR. Senin.(5/9/22)


Ir Irvan Mirza selaku Ketua DPW Petani NasDem Aceh menyampaikan, Dalam rangka mengembalikan kejayaan kedelai lokal melalui program Kementan ini kami dari Petani NasDem sangat mendukung serta berusaha untuk  melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan produksi Kedelai sehingga mampu mengurangi ketergantungan kedelai impor, yang pertama yang harus kita ingat Kedelai merupakan komoditas tanaman pangan terpenting ketiga setelah padi dan jagung, dan juga merupakan bahan dasar industri pangan, industri pakan serta merupakan sumber protein nabati. tandasnya.


Budi Ardiansyah menambahkan keuntungan adalah adanya jaminan kepastian harga. Oleh karena itu, pihaknya mengajak peran off taker sebagai avalis pembiayaan.


“Dengan menggandeng off taker yang akan membeli semua Hasil Panen Kedelai dengan Harga Rp. 9.000/Kg, maka dimungkinkan untuk menjadi penjamin untuk pembiayaan KUR dan sekaligus pemasaran hasil petani.


Sirajul Munir Selaku Waki Ketua DPW NasDem Aceh Bidang Pertanian, Peternakan dan Kemandirian Desa juga menyampaikan  "Kami terus mendorong petani untuk bergairah kembali menanam kedelai di sentra produksi kedelai yang sudah ada. Kami berharap produktivitas bisa meningkat,” (Rm)