KPU Bantaeng Gelar Rakor DPB Ciptakan Data Pemilih Yang Akuntabel -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia Jika ada yang mendapat intimidasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke center 0823-7323-2423, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

KPU Bantaeng Gelar Rakor DPB Ciptakan Data Pemilih Yang Akuntabel

3/29/2022

 


Globalnewsindoneisa.com,- Bantaeng --Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantaeng menggelar Rapat Koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan yang berlangsung di Aula Husni Kamil Manik dan di ikuti seluruh Partai Politik yang berada di Kabupaten Bantaeng. Selasa 29 Maret 2022.


Kegiatan ini di hadiri dari unsur pemerintah Camat, Ketua Parpol, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Sulawesi Selatan, Ketua Apdesi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng, Dinas PMD - PPPA, Polres Bantaeng, Kodim 1410 Bantaeng,  Kesbangpol, Disdukcapil, Ketua Bawaslu Bantaeng dan Sekretaris KPU Bantaeng.


Menurut Ketua KPU Bantaeng Hamzar Hamma, "Alhamdulillah hari ini Rapat Koordinasi Daftar pemilih berkelanjutan yang di hadiri oleh beberapa stakeholder berjalan dengan lancar, kedepannya untuk memastikan berkolaborasi, untuk setiap orang terdaftar dalam daftar pemilih itu, bisa akuntabel dan bisa di pertanggung jawabkan," ucap Hamzar Hamma.


Lebih lanjut Ketua KPU Bantaeng,"Dan ini dapat meminalisir bengkalai - bengkalai daftar pemilih menjelang tahapan penyelenggaraan pemilu tahun 2024.Dan kami berharap Daftar Pemilih ini dari sekarang di lakukan pembersihan baik yang telah tidak memenuhi syarat ( TMS ) dan pemilih baru kita daftar dari sekarang,dengan harapan daftar pemilih nanti ini akuntabel dan dapat di percaya,rapi dan tertib, sehingga pelaksanaan pemilu tahapannya dapat berjalan dengan lancar".


Sementara itu Komisioner KPU Bantaeng, Kasmawati Divisi Perencanaan, Data dan Informasi mengatakan ke Media.


 "Karena ini adalah amanah untuk kami komisioner, pemutahiran data pemilih yang berkelanjutan itu, setiap kali pleno dalam setiap bulannya dan rapat koordinasi daftar pemilih berkelanjutan itu bersama dengan stakeholder.


Dan dilakukan satu kali dalam tiga bulan. harapannya bagaimana setiap stakeholder itu secara dini dapat di libatkan dalam data pemilih berkelanjutan, agar supaya aktif dan ikut berkontribusi melakukan masukan,  tanggapan terhadap pemutahiran data pemilih berkelanjutan.


Sebenarnya, tambah Kasmawati,"Ada beberapa kekurangan di setiap stakeholder yang kita undang, dikarenakan belum memberikan data daftar pemilih berkelanjutan, jadi pada saat diundang stakeholder ini belum berikan data.


Kemudian stakeholder ini mampu berkolaborasi diakar rumput atau di tingkat desa, agar mutasi kependudukan dengan cermat artinya lengkap administrasinya.


Jika ada yang meninggal, surat keterangan meninggal, begitupun jika ada yang telah berusia 17 tahun itu sudah mengurus KTP elektronik, nah kesadaran itu yang belum muncul di masyarakat, sehingga desa harus aktif melakukan atau menjemput bola dalam hal proses pemutakhiran data".


Pada bulan Januari 2022, jumlah Data Pemilih Berkelanjutan sebanyak 145.757 pemilih. Dengan rincian pemilih laki-laki sebanyak 69.989 pemilih dan pemilih perempuan sebanyak 75.768 pemilih.


Sedangkan jumlah Data Pemilih untuk periode Februari 2022 yaitu sebanyak 145.923 pemilih. Terdiri dari jumlah pemilih laki-laki sebanyak 70.085 pemilih, dan jumlah pemilih perempuan sebanyak 75.838 pemilih, yang tersebar di 8 kecamatan 67 desa/kelurahan.


Dengan demikian terdapat peningkatan jumlah pemilih sebanyak 166 pemilih. Perubahan data tersebut disebabkan adanya pemilih baru/pemula sebanyak 204 pemilih, terdiri dari pemilih laki-laki 112 pemilih dan perempuan 92 pemilih.


Pemilih meninggal 21 pemilih, terdiri dari laki-laki 11 pemilih dan perempuan 10 pemilih. Selain itu juga terdapat pemilih pindah keluar dengan jumlah 17 pemilih, terdiri dari laki-laki 5 pemilih dan perempuan 12 pemilih.


Sekedar di ketahui pula rapat koordinasi Daftar Pemilih Berkelanjutan dari Partai Politik yang hadir hanya tiga Parpol diantaranya PKS, Golkar dan Gerindra. (Abm)