Direktur Event Kemenparekraf Reza Fahlevi Dukung Eksistensi Radio Perjuangan Rimba Raya -->

Direktur Event Kemenparekraf Reza Fahlevi Dukung Eksistensi Radio Perjuangan Rimba Raya

3/16/2022, 3/16/2022

 


(Photo Doc. Srambi) Kadis Pariwisata Bener Meriah, Irmansyah dan Direktur Event Kemenparekraf, Reza Fahlevi dalam pertemuan di Kemenparekraf Jakarta. 


Globalnewsindonesia.com - JAKARTA - Direktur Event Kemenparekraf RI, Drs Reza Fahlevi, MSi menyatakan, dukungannya terhadap eksistensi Radio Perjuangan Rimba Raya melalui sebuah tayangan video yang beredar luas di media sosial (medsos). 


Dukungan itu disampaikan Reza di sela pertemuan dengan Kadis Pariwisata Kabupaten Bener Meriah, Irmansyah, SSTP, MSP.


Keduanya membahas agenda pelaksanaan Festival Kopi Gayo dalam rangka Hari Kopi Sedunia, (14/3/2022).


Dalam tayangan yang berdurasi dua menit tersebut, Reza menekankan, pentingnya Radio Rimba Raya dijadikan sebagai daya tarik tujuan wisata. 


"Ini saya pikir sangat baik sekali, selain memiliki nilai-nilai edukasi tentu sangat menarik bagi wisatawan yang akan berkunjung kesana," ujar mantan Kadis Pariwisata Provinsi Aceh itu. 


Menurutnya, Selain terdapat nilai sejarah, lokasi di sekitar Radio Rimba Raya juga menyajikan keindahan dengan hamparan hutan hijau dan sejuk, sehingga kolaborasi yang apik antara keduanya dapat dijadikan daya tarik wisata sejarah. 


"Bener Meriah juga memiliki kebun kopi yang sangat luas dengan iklim yang sejuk,  jadi saya pikir ini luar biasa,” urainya. 


“Kita harus terus kembangkan, angkat nilai-nilai literasinya, sejarahnya, sehingga akan memberikan experience (pengalaman) yang menarik bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Bener Meriah," tukas Reza. 


Reza juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Bener Meriah yang terus berupaya melestarikan kawasan Radio Rimba Raya menjadi daya tarik tujuan wisata. 


Terkait pelaksanaan Festival Kopi Gayo yang akan dilaksanakan momentum Hari Kopi Sedunia, Reza mengharapkan, kegiatan tersebut dapat menampilkan nuansa artistik dan etnik. 


Hal itu disampaikan Reza mengingat kondisi alam Bener Meriah yang masih hijau dan bentangan pegunungan.


"Seperti set panggung budaya,  stand display kopi, kesemuanya berbahan kayu sehingga mencerminkan nuansa etnik," jelasnya.


Reza mendorong acara yang ditampilkan pada Festival Kopi Gayo itu juga, mulai seni budaya, seminar kopi, dan kegiatan lainnya secara keseluruhan bernuansa artistik dan etnik. 


"Dengan begitu semua unsur alam dari Bener meriah dapat kita manfaatkan dengan baik," demikian Reza Fahlevi.(Yh)

TerPopuler