Serikat Petani Alami SPA Butta, Panen Perdana Padi Alami, Wujud Nyata Dalam Menjaga Ketahanan Pangan -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Serikat Petani Alami SPA Butta, Panen Perdana Padi Alami, Wujud Nyata Dalam Menjaga Ketahanan Pangan

2/13/2022

 


Globalnewsindonesia.com,- Bantaeng --Komonitas Petani Alami Kabupaten Bantaeng terus menjaga eksistensinya dalam menciptakan pangan yang sehat dan alami dikabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan.


Berbagai macam program dan jenis pangan Alami dan sehat terus di kembangkan oleh, Serikat Petani Alami SPA Butta Toa, salah satu Padi Alami tanpa bahan kimia dan pestisida. 


Hal ini diungkapkan oleh ketua SPA Butta toa, Sakkir S.Pdi, Usai menggelar panen perdana padi Alami dilokasi serikat petani Alami Desa Rappoa Kecamatan Pa'jukukang Jum'at,(11/02/22)


Kegiatan ini dihadiri oleh, Kabid Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan Asniati Ninra, SP.,MP, Rektor UMI Cabang Bantaeng Andi Ismail Kurniawan, Ketua SPA Butta toa, Sakir S.Pdi dan anggota serikat petani Alami Desa Rappoa Kabupaten Bantaeng.


Menurut Sakkir, Pangan merupakan sumber kehidupan, lingkungan merupakan penjamin keberlanjutan pembangunan. 


Ketahanan pangan dan jaminan keberlanjutan lingkungan merupakan dua hal yang harus dihadirkan bersama.


Dan komonitas petani Alami SPA Butta toa, terus berupaya, Eksis menghadirkan produk pangan Alami meski tantangan untuk menghadirkan dan mempraktikkan berbagai macam produk pertanian yang sehat dan Ramah lingkungan masih menui kendala.


_"Untuk itu kami berharap dengan hadirnya SPA Butta toa mendapatkan support dan perhatian pemerintah Kabupaten Bantaeng, agar tetap eksis dan kontinyu dalam menciptakan pangan Alami dan sehat serta dapat menumbuhkan semangat pemuda tani dikabupaten Bantaeng,"ungkapnya.


Sementara itu Rektor UMI Cabang Bantaeng, Andi Ismail Kurniawan mengaku bangga dengan hadirnya pemuda yang punya kreativitas melalui komonitas SPA yang cinta dengan Dunia pertanian yang Alami dan Sehat.


"Panen Perdana Padi Alami hari ini menjadi penanda bahwa pemuda kita mampu memberikan kontribusi terhadap peningkatan Sumberdaya Manusia serta hadirnya berbagai macam pangan Alami dengan berbagai produk yang dihasilkan merupakan wujud Nyata dalam menjaga ketahanan pangan sesuai tema yang diangkat hari ini,"jelas Ismail.


Dirinya berharap dengan adanya pemuda yang kreatif melalui ruang diskusi komunitas SPA di Kabupaten Bantaeng yang mampu menciptakan peluang usaha berbasis pangan Sehat di tengah terpaan pademi covid-19, adalah sebuah kebanggaan dan pemerintah harus Hadir dalam memberikan support dan perhatian agar kabupaten Bantaeng menjadi pelopor pangan Alami dan sehat di Sulawesi Selatan.(red)