Dua Orang Warga Perumahan Griya Maleber Cianjur Meninggal Dunia Positif Covid-19 -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia Jika ada yang mendapat intimidasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke center 0823-7323-2423, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

Dua Orang Warga Perumahan Griya Maleber Cianjur Meninggal Dunia Positif Covid-19

4/08/2021

 


GlobalNewsIndonesia.com,- CIANJUR - Ridwan Efendi (70) Ketua RW 09 Perumahan Griya Maleber Desa Maleber, Kecamatan Karangtengah Kabupaten Cianjur mengatakan, ada 20 warganya yang sudah terpapar covid-19, dua orang di antaranya meninggal dunia.


" Pada saat ada kasus baru 8 orang positif  Diswab tes ternyata ada yang reaktif," kata Ridwan di lokasi swab tes perumahan Griya Maleber, Rabu (7/4/2021).


Ridwan mengatakan, bahwa pihaknya akan mengusulkan kepada pemerintah untuk vaksinasi semua warga perumahan Griya Maleber Indah.


Kepala Desa Maleber, Deden Jamaludin, mengungkapkan dua orang stafnya termasuk yang positif terpapar virus covid-19.


Ia mengimbau semua warga tak bepergian jauh dulu ke luar kota menjelang Ramadan.


"Harus selalu menerapkan protokol kesehatan dimanapun dan kapanpun," kata Deden


Namun sebelumnya sebanyak 40 warga perumahan Griya Maleber dilakukan awan tes karena menyusul 8 orang dikabarkan terpapar positif virus covid-19.


Swab tes dilakukan oleh tim dari Puskesmas Karangtengah Cianjur. Kabar adanya warga perumahan yang terpapar covid-19 cukup mengagetkan warga karena saat ini tren Cianjur sedang berada di zona hijau.


"Swab tes ini kami lakukan sebagai Tracing untuk mengetahui sejauh mana penyebaran virus covid-19 di perumahan ini," ungkap Kepala Puskesmas Karangtengah Nenden Evi di lokasi swab tes, Rabu (7/4/2021).


Nenden menambahkan, pihaknya tak bisa menyebutkan detil jumlah berapa yang positif terpapar covid-19 karena itu merupakan kewenangan dari juru bicara Satgas covid-19.


"Ada beberapa yang terpapar, namun detilnya itu kewenangan jubir, supaya informasinya satu pintu," jelasnya


Nenden berharap semua warga bisa berkoordinasi dengan baik dan bisa mengikuti swab tes agar penyebaran bisa diketahui dan bisa dicegah.(yn)