PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta Meski Usung Kader dari Partainya. Jangan asal diusulkan yang Gak Jelas Dimana Datangnya -->

Iklan Semua Halaman

 


Jika ada yang mendapat intimidasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke redaksigni@gmail.com, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

 




PDI Perjuangan Kabupaten Purwakarta Meski Usung Kader dari Partainya. Jangan asal diusulkan yang Gak Jelas Dimana Datangnya

3/20/2024


Globalnewsindonesia.com,- Purwakarta- Dengan banyaknya muncul para kandidat Cabup dan Cawabup di Kabupaten Purwakarta, perhelatan pilkada nanti  dipastikan akan semakin sengit dan ramai.


Bahkan, kini sudah beredar beberapa nama yang akan di gadang-gadang untuk maju menjadi Calon Bupati ataupun Wakil Bupati Purwakarta.


Dari beberapa nama yang muncul, ada yang sudah memiliki perahu sendiri, ada juga yang masih mencari-cari perahu untuk dijadikan kendaraan politiknya. 


Menyikapi pilkada 2024 di Kabupaten Purwakarta, Novian Lesmana Putra Wakil ketua Bidang organisasi dan keanggotaan (Repdem) yang merupakan sayap partai PDI Perjuangan Purwakarta, lebih memilih untuk mendorong kader PDI Perjuangan untuk menjadi Bupati atau Wakil Bupati Purwakarta.


“saya sebagai kader atau sayap partai ingin mendorong kader PDI Perjuangan untuk maju menjadi calon Bupati ataupun wakil Bupati Purwakarta,” ujarnya.


Menurutnya, banyak kader PDI Perjuangan yang kompeten sehingga alasan tersebutlah dia ingin kader PDI Perjuangan yang potensial untuk maju di Pilkada Purwakarta.


Tentu PDI Perjuangan mesti memiliki langkah strategis. Mulai mencetak kader terbaik, memantapkan mesin partai, dan mematangkan konsolidasi internal," ujar dia.


Melihat kondisi partai yang ada, dirinya berharap DPC PDI Perjuangan Kabupaten  Purwakarta perlu menyiapkan kader-kader potensial yang mempuni. Sehingga ketika nanti dipersaingkan dalam kontestasi politik lokal semisal pilkada, Kader terbaik PDI Perjuangan harus ada yang duduk sebagai bupati atau wakil bupati, ini yang akan lebih baik daripada mengusulkan calon yang belum jelas asalnya.,"ungkap Novian. (Mjn)