Dukung Program Pemprov Sulsel, Pj. Bupati Bantaeng Hadiri Penandatanganan MoU dengan PT. Yas Export International -->

Iklan Semua Halaman

 


Jika ada yang mendapat intimidasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke redaksigni@gmail.com, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

 




Dukung Program Pemprov Sulsel, Pj. Bupati Bantaeng Hadiri Penandatanganan MoU dengan PT. Yas Export International

KIM(Kelompok Informasi Masyarakat)
11/28/2023



GlobalNewsindonesia.com-MAKASSAR - Penjabat Bupati Bantaeng, Andi Abubakar bersama segenap kepala daerah se-Sulawesi Selatan menghadiri Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan PT. Yas Exports International dalam rangka meningkatkan kerjasama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Buyer dari Negara Mitra Dagang Timur Tengah di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulsel, Jl. Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (27/11).


Kehadiran Pj. Bupati Bantaeng sebagai langkah signifikan dalam penguatan sektor pertanian, khususnya mendukung program Gerakan Gemar Menanam Pisang oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. 


Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Prov. Sulsel, Imran Jausi melaporkan bahwa dalam dua bulan terakhir dilakukan penanaman pisang cavendish di 15 Kabupaten/Kota di 25 titik. Sementara itu verifikasi kesesuaian lahan juga terus dilakukan tim gabungan dari Dinas Tanaman Prov. Sulsel, OJK dan Perbankan.


Sementara itu, Penjabat Gubernur Sulsel, Bahtiar Baharuddin dalam sambutannya mengatakan bahwa Pemerintah Sulawesi Selatan merencanakan pengembangan budidaya tanaman pisang seluas 500.000Ha-1.000.000Ha.


 Yang mana ini bisa menjadi solusi dalam hal pengentasan kemiskinan, inflasi dan ketahanan atau kedaulatan pangan sehingga menjadikan Sulawesi Selatan sebagai penghasil pisang nomor 1 di Dunia.


"Indonesia memiliki potensi besar untuk mengekspor pisang ke pasar internasional. Kualitas dan keberagaman pisang Indonesia dapat memenuhi permintaan pasar luar negeri. Sekarang saja, kita belum nanam, pembeli sudah antri, banyak permintaan dari seluruh dunia", ujarnya.


Pisang memang dikenal sebagai tanaman yang tumbuh dengan cepat, sehingga petani dapat memanen hasilnya dalam waktu relatif singkat setelah penanaman. Serta perawatan yang rendah, karena lebih tahan terhadap penyakit dan hama dibandingkan dengan tanaman buah lainnya.