Inovatif, Mahasiswa KKNT UMB Buat Produk Briket Arang Dan Mineral Blok -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia Jika ada yang mendapat intimidasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke redaksigni@gmail.com, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

Inovatif, Mahasiswa KKNT UMB Buat Produk Briket Arang Dan Mineral Blok

KIM(Kelompok Informasi Masyarakat)
1/27/2023


Globalnewsindonesia.com, Bulukumba - Briket Arang merupakan bahan bakar yang kini mendapatkan perhatian pasar internasional, dengan manfaatnya yang beragam mampu mendapat nilai ekonomis tersendiri.


Sedangkan untuk mineral blok adalah suatu pakan dengan bentuk unik menyerupai tembakau bermanfaat sebagai suplemen bagi ternak sapi, dan juga memiliki nilai ekonomis.


Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Terpadu (KKNT) Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB) dengan kemampuan nya berinovasi membuat arang briket dan mineral blok yang berlangsung di desa Bukit Harapan, Jum'at, 27 Januari 2023.


Tempurung kelapa dan dedak yang melimpah di desa Bukit Harapan mampu dilihat oleh mahasiswa sebagai peluang untuk kebutuhan domestik dan memiliki nilai ekonomis yang tinggi.


Arang Briket dan Mineral blok termasuk sesuatu yang baru bagi masyarakat desa Bukit Harapan.


Sebanyak tujuh Mahasiswa KKN Tematik Fakultas Sains Universitas Muhammadiyah Bulukumba memberikan pelatihan pembuatan arang briket dan mineral blok dari tempurung kelapa dan dedak kepada masyarakat Desa Bukit Harapan. Ketujuh mahasiswa tersebut berasal dari program studi Kimia, Aktuaria dan Peternakan.


Sharman selaku Koordinator Desa dan Mahasiswa Prodi Peternakan melihat sumber daya melimpah pada saat survey di desa Bukit Harapan.


"Pada saat survey, saya melihat banyak sekali warga yang punya usaha jual beli kelapa, dan tempurung kelapa hanya dijadikan limbah begitu pun dengan dedak," ungkap Sarman.


Untuk dedaknya kata  Alfaizah Mahasiswa Prodi Peternakan , dengan lahan persawahan yang luas, dapat dijadikan sebagai mineral blok yang bermanfaat untuk ternak sapi warga.


Sementara, Andi Qirani dan Rina Sari Indah mahasiswa prodi Kimia mengatakan briket arang memiliki nilai jual yang tinggi ketika diolah dengan benar dan memiliki alat yang memadai.


Senada dengan Muainul Khaer, Fadiah, serta Reski mahasiswa Prodi Aktuaria, mengatakan pemberian pengetahuan pengemasan dan pelabelan produk sangat penting untuk menembus pasar. Karena ada beberapa standar pasar yang harus diikuti.


Pelatihan pembuatan briket arang dan mineral blok ini mendapat apresiasi dari Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Sulma, S.Si.,M.Si..(*)