Pemkab Bantaeng Gerak Cepat Tangani Sembilan Titik Abrasi Pantai -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia Jika ada yang mendapat intimidasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke center 0823-7323-2423, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

Pemkab Bantaeng Gerak Cepat Tangani Sembilan Titik Abrasi Pantai

KIM(Kelompok Informasi Masyarakat)
12/26/2022


GlobalNewsindonesia.com-BANTAENG -- Angin kencang dan kenaikan curah hujan di sebagian wilayah Bantaeng memberikan dampak terhadap kondisi pesisir Bantaeng. Di antaranya adalah wilayah pantai Seruni, Minggu, 25 Desember 2022. 


Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bantaeng mendata ada sembilan titik kerusakan badan jalan di wilayah Pantai Seruni dan kampung Cabodo, akibat abrasi. Abrasi ini diperkirakan terjadi sangat cepat akibat tingginya ombak di kawasan pesisir Seruni, sejak beberapa hari lalu. 


Kepala Dinas PU Bantaeng, Andi Sjafruddin Magau mengatakan, dari data sementara, ada sembilan titik badan jalan yang terkena abrasi di kawasan Pantai Seruni dan Kampung Cabodo. Dua titik di antaranya beresiko merusak jembatan di kawasan Kampung Cabodo. 


"Oleh karena itu, kita berupaya melakukan penanganan sementara, supaya jembatan ini tidak putus," jelas dia. 


Pria yang akrab disapa Andi Uti ini mengaku mengerahkan 50 truk timbunan material bebatuan untuk menutup titik-titik yang terkena abrasi itu. Hal ini, kata dia, adalah penanganan sementara untuk mengantisipasi abrasi makin meluas. 


"Kita kerahkan 50 truk material bebatuan untuk menimbun. Supaya abrasinya tidak meluas," kata dia. 


Dia juga mengaku akan melakukan koordinasi dengan balai jalan untuk upaya penanganan jangka panjang dampak abrasi ini. Meski demikian, pemerintah Kabupaten Bantaeng juga akan berupaya untuk menyiapkan anggaran untuk penanganan sementara. 


"Karena ini kondisi darurat, kita juga akan siapkan anggaran sementara untuk perbaikan permanen," jelas dia. 


Andi Uti mengaku, abrasi yang terjadi di kawasan Pantai Seruni cukup berdampak besar. Dia menyebut, bagian badan jalan yang abrasi cukup banyak. 


Terkait dengan upaya jangka panjang, Andi Uti mengaku akan melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat melalui Balai Besar Badan Jalan. Menurut dia, upaya jangka panjang untuk penanganan abrasi ini cukup membutuhkan biaya yang besar. 


"Kita kaji dulu, apakah kawasan ini membutuhkan pemecah ombak ataukah tanggul yang lebih kuat. Ini tentu membutuhkan anggaran yang besar, oleh karena itu kita akan koordinasi dengan Balai besar jalan," kata dia. 


Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin ikut memantau sejumlah ruas jalan di kawasan Pantai Seruni dan Kampung Cabodo, Minggu, 25 Desember 2022, sore. Dia mengerahkan dinas PU Bantaeng untuk segera mungkin melakukan upaya penanganan sementara agar masyarakat tidak terkena dampak dari abrasi itu. 


"Abrasi harus ini ditutup dengan meterial batu. Kalau hari ini sudah ditutup. Jangan sampai berdampak luas," kata dia. 


Dia kembali mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mewaspadai angin kencang dan cuaca yang ekstrem beberapa hari ke depan. Dia berharap, masyarakat Bantaeng mematuhi imbauan BMKG, terutama masyarakat pesisir agar tidak melaut untuk sementara.(*)