Kunjungi Korban Kebakaran Bupati Bantaeng, Minta Asesmen Dipercepat -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia Jika ada yang mendapat intimitasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke center 0823-7323-2423, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

Kunjungi Korban Kebakaran Bupati Bantaeng, Minta Asesmen Dipercepat

KIM(Kelompok Informasi Masyarakat) Kayu Loe
7/13/2022

Bupati Bantaeng, DR. Ilham Azikin mendatangi Hasanuddin dan Jumaria, warga Kelurahan Letta yang menjadi korban kebakaran, Rabu,13/7/22


GlobalNewsindonesia.com-BANTAENG - Bupati Bantaeng, DR. Ilham Azikin mendatangi Hasanuddin dan Jumaria, warga Kelurahan Letta yang menjadi korban kebakaran, Rabu,13/7/22. Dalam kesempatan itu, dia juga memberikan bantuan kepada korban kebakaran itu. 


Rumah milik Hasanuddin dan Jumaria itu terbakar Selasa 12 Juli sekitar jam 10 malam. Rumah hangus rata dengan tanah. 


Kejadian bermula saat pemilik rumah mengganti tabung gas saat hendak memasak kue persiapan untuk saudaranya yang akan melaksanakan pesta beberapa hari kedepan.


Namun lantaran terjadi kebocoran, mengakibat kebakaran hingga menghanguskan rumahnya. Menurut saksi mata, pemadam telah berupaya maksimal memadamkan api. 


Namun karena kobaran api yang begitu cepat membuat rumah yang terbuat dari kayu itu rata dengan tanah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut.


Ilham Azikin terlihat bercengkrama dengan Hasanuddin (korban). Dia meminta Hasanuddin untuk bersabar atas bencana kebakaran itu


Selain memberikan bantuan kepada korban kebakaran, dia juga meminta kepada perangkat pemerintah untuk segera melakukan assesment secara cepat dan tepat sasaran. Dia berharap proses assesment ini bisa memudahkan proses penyaluran bantuan dari pemerintah. 


"Segera lakukan asesmen agar kita bisa menindak lanjuti dan kemudian kita salurkan bantuan kepada korban kebakaran, " kata Bupati 


Sekadar diketahui, assemen tanggap bencana dilakukan sebagai bentuk proses pencarian informasi dalam merespon bencana. Hasil assesment ini dilakukan oleh pemerintah untuk memberikan keputusan dan intervensi atas korban bencana alam.(*)