Pelari Tangguh BPBA, Jadi Kumendan Slow Jogging Indonesia Perwakilan Aceh -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Pelari Tangguh BPBA, Jadi Kumendan Slow Jogging Indonesia Perwakilan Aceh

6/02/2022

 


Globalnewsindonesia.com,- Banda Aceh - Slow Jogging Indonesia (SJI) Perwakilan Aceh, terbentuk pada tanggal 22 Mei 2022, usai dilakukan penunjukan Kumendan SJI Perwakilan Aceh oleh Founder Slow Jogging Indonesia, Ruly Kawit Prasetya, sehari sebelumnya, 21 Mei 2022.   


"Kumendan merupakan istilah yang disepakati bersama di Internal Slow Jogging Indonesia oleh Founder, Admin dan para Kumendan perwakilan dari berbagai Provinsi dan Daerah yang sudah bergabung di WAG Admin Nasional SJI untuk menandakan yang dipanggil Kumendan merupakan Koordinator atau Kapten, meminjam istilah pada perkumpulan olahraga lari atau komunitas lari," jelas Ikhwan Julmi. 


Bagi pelari lambat dan atau perorangan yang memiliki hobi jogging/berlari dan berdomisi di Aceh, dapat mengisi formulir pendataan anggota anggota Slow Jogging Indonesia untuk mempermudah silaturrahim antara sesama pehobby lari di seluruh Indonesia khususnya di Aceh : https://forms.gle/vqqQzJ58wK81bwvr9 


Menindaklanjuti amanah yang diberikan oleh Founder SJI, Ruly Kwalit Prasetya, Kumendan SJI Perwakilan Aceh, langsung melakukan sosialisasi tentang SJI, kepada teman terdekat sesama pelari lambat, termasuk pelari lambat yang sebelumnya telah bergabung dengan Grup Facebook Slow Jogging Indonesia : https://www.facebook.com/groups/112874749512832/?ref=share  


"Sosialisasi tidak sebatas disitu saja, ngopi bareng sebelum atau sesudah jogging di Lapangan Blang Padang, merupakan salah satu cara untuk menjalin silaturrahim sesama pelari lambat dan selanjutnya bergabung ke WAG Group SJI Perwakilan Aceh : 

https://chat.whatsapp.com/FD0qxFNGoILCUAxzORJ6hT untuk mempermudah komunikasi janjian jogging bareng maupun hal penting lainnya atau melalui sms ke nomor 082364598698, email : sjiperwakilanaceh@gmail.com ,  jika mengalami kendala melalui link WAG tersebut," lanjut Ikhwan yang biasa disapa Dae Wan


Mengutip dari Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 Tentang Keolahragaan, yang dimaksud dengan olahraga adalah segala kegiatan yang melibatkan pikiran, raga, dan jiwa secara terintegrasi dan sistematis untuk mendorong, membina, serta mengembangkan potensi jasmani, rohani, sosial, dan budaya. Sementara yang dimaksud dengan olahraga Masyarakat adalah Olahraga yang dilakukan oleh masyarakat berdasarkan kegemaran dan kemampuan yang tumbuh dan berkembang sesuai dengan kondisi dan nilai budaya masyarakat setempat yang dilakukan secara terus-menerus untuk kesehatan, kebugaran, dan kegembiraan.


Dae Wan mengajak masyarakat Aceh yang memiliki hobby berolahraga khususnya berlari, dapat bergabung bersama di Slow Jogging Indonesia Perwakilan Aceh di Lapangan Blang Padang Kota Banda Aceh, supaya dengan berlari rutin minimal 150 menit perminggu atau 30 menit perhari ditambah 15 menit pemanasan sebelum berlari dan pendinginan setelah berlari sehingga menjadi 45 menit perharinya. 


"Tujuan utama berlari lambat atau slow jogging adalah supaya kebugaran tubuh senantiasa terjaga sehingga sehat yang kita idamkan bersama dapat terwujud," Dae Wan menjelaskan.


Dari berbagai sumber, terdapat manfaat lari bagi kesehatan, bila dilakukan secara rutin, antara lain : 

1. menurunkan berat badan karena olahraga lari dapat memicu pembakaran kalori dalam tubuh. Hal ini tentu bisa berdampak pada menurunnya berat badan dan mencegah obesitas. 

2. Menjaga kesehatan lutut karena dengan rutin melakukan olahraga lari dapat memelihara kesehatan lutut dan menurunkan risiko arthritis pada lutut dan pinggul. 

3. Mencegah osteoporosis karena olahraga lari, diketahui dapat mencegah berkurangnya kepadatan tulang sehingga tulang pun menjadi lebih kuat. 

4. Mengurangi risiko jantung koroner, olahraga lari diketahui dapat memperlancar aliran darah serta memicu produksi hormon dan enzim yang merangsang otot dan organ jantung untuk bekerja lebih baik. Hal ini diperkuat dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa lari secara rutin, dapat menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Selain itu, berlari selama 30 menit setiap harinya, dapat meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik dalam tubuh. Kadar trigliserida dan lemak dalam tubuh pun juga turut berkurang. 

5.  Memperbaiki suasana hati, selain bermanfaat bagi kesehatan fisik, olahraga lari, termasuk lari bertelanjang kaki di atas rumput, juga bermanfaat bagi kesehatan mental. Hal ini karena lari mampu membantu produksi hormon endorfin di dalam tubuh, yaitu hormon yang berperan untuk melawan stres.


Kumendan SJI Perwakilan Aceh, merupakan Staf di Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) yang selama ini berusaha menjaga kebugaran tubuhnya dengan melakukan olahraga lari ala slow joging bersama Pelari BPBA dan Pelari Tangguh lainnya di Aceh. Ia juga saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua PWPM Aceh yang membidangi Budaya, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wakil Seketaris DPD KNPI Aceh Bidang Penanggulangan Bencana Alam dan Pembina DPP. Masyarakat Cerdas Anti Narkotika (MACAN) Aceh. 


Sejak kecil, Ikhwan telah memiliki hobi lari, tak heran yang bersangkutan pernah menjadi juara lari tingkat Kelurahan saat di usia kelas 1 SMP. Hobi larinya turun dari kedua orang tuanya, Ayahnya yang bertugas di TNI, kerap kali mengajaknya joging atau berlari usai shalat shubuh di Kota Bima NTB. Sementara Ibunya yang guru olahraga, merupakan atlet pelari jarak pendek dari Nusa Tenggara Barat. Gempa dan Tsunami Aceh 2004 lalu, telah membawanya ke Aceh kemudian berjodoh dengan gadis Aceh dan sekarang telah memiliki 3 orang putra.  


Slow Jogging Indonesia (SJI) yang berdiri sejak 30 Desember 2017 lalu atau di tahun 2022 ini, akan memperingati Hari Ulang Tahunnya ke 5. Bisa jadi untuk memeriahkan HUT SJI ke 5 tahun 2022, SJI Nasional  akan diadakan Tantangan Jogging, bagi para anggotanya, seperti yang pernah diadakan pada tahun sebelumnya. Oleh karenanya mari bergabung di SJI dan berlari bersama.


SJI memiliki anggota sebanyak 12,3 ribu orang yang tersebar di seluruh Indonesia sampai ke Manca Negara. Terdapat 3 orang admin SJI yaitu Ruly Khawit Prasetya sekaligus Founder, Aki Adang Suhendrayana dan Andika Bhayangkara. 


Di Group Facebook SJI, disamping sebagai wadah saling silaturrahim dan berbagi informasi latihan lari seperti yang dilakukan oleh Pelatih Slamet Widada dan Kumendan Deddy bersama kawan-kawan SJI di lapangan Banteng Jakarta maupun di daerah lainnya, juga tempat berkumpul para pakar, pelatih lari dan pelari lambat dari berbagai kategori umur. 


Beberapa hari yang lalu, telah disepakati untuk melakukan pendataan anggota supaya pergerakan SJI di masing-masing Provinsi dan Kabupaten/Kita di seluruh Indonesia, terdata dengan baik dan terkoordinir pola latihan rutin joggingnya di seluruh Indonesia.   


Berdasarkan informasi dari Kumendan SJI Perwakilan Aceh, Dae Wan, walau jumlah anggota di Aceh masih sedikit karena baru terbentuk, namun demikian  anggota SJI Perwakilan Aceh yang terdata saat ini adalah pelari yang rutin berolahraga tiap minggunya dan kedepan harapannya, bisa terbentuk perwakilan Slow Jogging di 23 Kabupaten/Kota se Aceh sehingga kemanapun berpergian di Aceh, sudah ada ada teman berlari dan lokasi tempat bersilaturrahim untuk jogging rutin bersama. 


Untuk di Kota Banda Aceh yang merupakan Ibukota Provinsi, sudah bergabung Mulyadi Muhammad, Tathi Yunis, Mulyadi Ibrahim, Muhajirin, Zakaria M. Jamil, Muhammad Rais Ikhwan, Muhammad Alauddin Ikhwan dan Abdurrahman Al Fatih.  


Sementara di Kota Sabang sudah ada Junizar Marzuki, dengan lokasi jogging, ngikuti jalur jalan Lhok Igeuh, pemandangan cukup cantik, baik pagi hari maupun sore hari menjelang malam, Andi di Kabupaten Aceh Timur dengan lokasi jogging di IDI Sport Center, Kota Lhokseumawe yaitu Rizky Maulizar, lokasi jogging Waduk Lhokseumawe dan Kabupaten Aceh Tengah, Gusti Martarosa, lokasi jogging Meusara Alun. 


Masyarakat dari luar Aceh yang berkunjung ke Aceh, baik dalam rangka menunaikan tugas maupun berwisata menikmati keindahan alam maupun kuliner di Aceh, silakan bergabung jogging bersama SJI Perwakilan Aceh di Lapangan Blang Padang. Ayo kunjungi Aceh dan jogging bareng untuk menjaga kebugaran tubuh.


Konsep Slow Jogging, berdasarkan hasil riset selama bertahun-tahun dan diperkenalkan pertama kali oleh Hiroaki Tanaka, seorang professor di Universitas Fukuoka, Jepang, menekankan bukan pada kecepatan berlari tapi kuncinya, ketika melakukan jogging ini adalah niko pace. 


Dalam bahasa Jepang niko berarti tersenyum jadi slow jogging, lebih seperti berjalan-jalan, dengan intensitas yang cukup ringan sehingga yang melakukannya dapat menikmati percakapan dengan teman jogging atau jika sendirian, bisa tersenyum sembari berjoging. 


"Berdasarkan informasi dari berbagai arikel atau media online, olahraga ini disebutkan mulai popular di seluruh dunia, termasuk Indonesia yang sudah mencapai 12,3 ribu anggota," kata Kumendan SJI Perwakilan Aceh.


"Semoga SJI Perwakilan Aceh, menjadi salah satu wadah berkumpulnya para pehobby lari lambat untuk menjaga kebugaran tubuh dan mendukung gerakan mengolahragakan masyarakat serta memasyarakatkan olahraga khususnya lari di Aceh. Selamat bergabung di Slow Jogging Indonesia Perwakilan Aceh dan Selamat Memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 1945 - 1 Juni 2022," tutup Dae Wan mengakhiri keterangannya. (Rm)