Rehabilitasi DAK 2021 Di SMPN SATU ATAP Danau Lancang Patut Pengawasan -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Rehabilitasi DAK 2021 Di SMPN SATU ATAP Danau Lancang Patut Pengawasan

3/05/2022

 


Globalnewsindonesia.com,- Kampar -Rehabilitasi gedung sekolah SMPN SATU ATAP Danau Lancang patut di pertanyakan. Adapun rehabilitasi yang dikerjakan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun Anggaran 2021 diduga di kerjakan serampangan. 


Pekerjaan rehabilitasi dua gedung 6 lokal tersebut menelan anggaran sebanyak  Rp. 695.112.000, tersebut terlihat nampak mulai mengalami beberapa kerusakan, padahal umur rehabilitasi masih seumur jagung. 




Diduga lemahnya pengawasan oleh pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Kampar diduga menjadi salah satu pemicu terjadinya pengerjaan yang tidak maksimal pada rehabilitasi gedung sekolah tersebut. 


Untuk itu, maka perlu dilakukannya  tinjau lapangan atau kroscek di lokasi pembangunan tersebut oleh inspektorat dan DPRD Kabupaten Kampar guna memastikan layak atau tidak nya  gedung sekolah tersebut untuk digunakan sebagai sarana proses belajar mengajar di tempat itu. 


Sementara itu menurut herianto selaku giat control sosial mengatakan, seperti yang sama - sama kita lihat list profile gypsumnya sudah lepas bahkan sudah ada jatuh akibat pengerjaan sembarangan. 


Tidak hanya itu, di dalam ruangan tampak jelas lantai keramik ada yang pecah serta beberapa lantai keramik yang kopong akibat dikuranginya mutu materialnya," pungkasnya. 


Sementara itu saat tim awak media menghubungi Bapak angga selaku pihak kontraktor via seluler (whatssap) guna keberimbangan berita, dirinya menuturkan "Minggu Depan kita akan perbaiki," ujarnya. 


Adapun menurut "SU ( identitas di rahasiakan) yang selaku wali murid yang berdomisili disekitar lingkungan sekolah tersebut mengungkapkan, 


" Harusnya dilakukan perbaikan demi kepentingan proses belajar mengajar dan dirinya meminta kepada pemerintah Dispora Kampar guna lebih ketat lagi dalam pengawasan kontraktor, karena banyaknya kontraktor nakal yang mengakibatkan pembagunan yang tidak sesuai mekanisme Bistek bangunan. (A.Rahman )