Buliying Siswi Terjadi di SMPN 1 Kotapinang Jangan Sampai Terulang di Sekolah Lain -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia Jika ada yang mendapat intimitasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke center 0823-7323-2423, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

Buliying Siswi Terjadi di SMPN 1 Kotapinang Jangan Sampai Terulang di Sekolah Lain

3/11/2022

 


Globalnewsindonesia.com,- Labusel Sumut - Untuk peningkatan kualitas pendidikan agar tidak menular ke sekolah lain maka Bupati harus tegas dengan beredar Vidio berdurai 5 menit terjadi Buliying sesama Siwi di SMP Negri 1 Kotapinang Kabupaten Labuhanbatu Selatan.


Kejadisn terjadi pada rabu (9/3/22), hal ini menjadi perbincangan hangat di Kotapinang Labusel yang katanya, Santun berkata bijak barkarya demi untuk menjaga marwah pendidikan di Labusel, tinggal bagaimana Bupati Labusel H. Edimin besikap tegas dengan  adanya persoalan ini. 


Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPPA) Labusel Ilham Daulae nengatakan pada wartawan ketika dikonfirmasi via WA benar ada terjadi Buliying sesama sisiwi kelas III SMPN 1 Kotapinang pada Rabu (9/3/22), kita juga sudah mendampingi Permasalahan ini ke Unit Perlindungan Anak (UPA) Polres Labuhanbatu.


Kejadian ini diketahui karena Viral di sosmed Handoko, dimana korban inisial nama (M.A.S) 14 tahun, sedangkan pelaku yang kita laporkan ke Polres inisial (PH) 14 tauun, (R.N.M) 14 tahun  dan (S.H) 13 tahun.



                   Klik videonya...👆👆


Salah satu juper di Kanit UPA Polres Labuhanbatu ketika dikonfirmasi mengatakan proses tentang adanya Buliying antara siswi SMPN 1 Kotapinang sudah kita proses, karena itu dibawah umur maka kita akan usut tuntas permasalahan ini, korban sudah sehat dan sudah pulang, tapi para pelaku untuk sementara masih kita tahan disini.  


Kepala Sekolah SMPN 1 Kotapinang  Purnama SPb sangat disesalkan ketika dikonfirmasi via WA tentang kejadian Buliying tersebut, namun sama sekali tidak respon dengan konfirmasi awak media tersebut.


Kadis Pendidikan Labusel Sutab Harahap mengatakan via saluler memang benar ada kejadian itu tapi untuk kejadiannya diluar sekolah, karena kejadian itu setelah mereka pulang dari sekolah dan permasalahan itu sudah diproses di Polres Labuhanbatu bang," katanya.(MH)