Katanya Proyek Jalan Lapen Cabang Empat Watunggong--Wea Tidak Ada Masa Pemeliharaan -->

Katanya Proyek Jalan Lapen Cabang Empat Watunggong--Wea Tidak Ada Masa Pemeliharaan

12/05/2021, 12/05/2021


GlobalNewsIndonesia.Com- BORONG NTT, Minggu, (5/12/2021) Pengerjaan Jalan Lapen dari Cabang Empat Watunggong - Wea  Tahun 2020 dengan pagu anggaran 1.344.994.000,00 Katanya tidak ada masa pemeliharaan.


Hal tersebut di lontarkan Pemilik CV Delta Flores  kepada Awak Media GlobalNews Indonesia.Com, jumaat (3/12/2021)


Ia menjelaskan, untuk proyek lapen Cabang Empat Watunggung-Wea tidak ada masa pemeliharaan, alasannya proyek tersebut sudah dikerjakan dengan kelebihan volume pekerjaan.


Kondisi jalan yang rusak tersebut merupakan kelebihan volume pekerjaan, hal tersebut di sampaikan pihak pemeilik CV Delta Fores Deny kepada awak media melalui ponsel pribadinya Jum'at ,(3/12/2021)


Kemarin lanjut Deni  kami dengan pak sekertaris PUPR Kabupaten Manggarai Timur Sudah mendatangi lokasi untuk survei kondisi Jalan itu.


Terkait jalan yg rusak itukan kelebihan volume pekerjaan saja ko tidak ada masalah pungkasnya.


Pernyataan yang di lontarkan oleh pemilik CV Delta Flores seolah proyek pembangunan jalan di Kabupaten Manggarai Timur ada aturan di atas aturan.


Atau jangan sampai ada main mata antara pihak CV Delta Flores dengan oknum di  Dinas PUPR Kabupaten Manggarai Timur.


Dalam isi pemberitaan terdahulu oleh  media ini mengangkat persoalan terkait dengan kwalitas pengerjaan  jalan tersebut dan sampai skarang di persoalkan kembali oleh masyarakat alasan belum ada perbaikan sampai sekarang.


Kontraktor CV Delta Flores atas nama Sardin saat dikonfirmasi oleh media ini Kamis (18/11/2021) mengaku terkait kerusakan jalan Cabang Empat Watunggong-Wea, untuk masa pemeliharaannya kita akan kerja di awal bulan  Desember 2021.


Perbedaan pernyataan dari pemilik CV Delta Flores dan kontraktor CV Delta Flores, ada apa dan kenapa.


Hasil pantauan langsung dari Awak media GlobalNewsIndonesia.Com Kamis, (2/12/2021) sekitar 200 ratusan meter terakhir mau sampai  penghujung proyek jalan tersebut kondisinya rusak parah, bahkan di penghujung proyek tersebut terlihat ada pembangunan deker.


Apakah itu termasuk dalam kelebihan volume pekerjaan karena keberadaannya berada di penghujung batas akhir dari proyek jalan lapen yang di kerjakan oleh CV Delta Flores.


Akan tetapi terkait kerusakan jalan tersebut  pihak CV Delta Flores mengklaim kerusakan itu merupakan kelebihan volume pekerjaan saja.


Harapan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur terutama Dinas PUPR selaku dinas terkait  di harapkan menyikapi secara profesional transparan dan humanis.

( WENS ATAS)

TerPopuler