Bupati Muba Saksikan Langsung Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas dan ODGJ -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia Jika ada yang mendapat intimitasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke center 0823-7323-2423, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

Bupati Muba Saksikan Langsung Vaksinasi Bagi Penyandang Disabilitas dan ODGJ

6/17/2021

 


Globalnewsindonesia.com,- Muba,- Bupati Musi Banyuasin (MUBA) Dr H Dodi Reza Alex Noerdin sengaja datang langsung untuk melihat Vaksinasi Covid-19 bagi Penyandang Disabilitas dan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Taman Agro TP PKK Muba, kamis (17/06/21)


Bupati Muba Dodi Reza Sapaan akrabnya didampingi oleh Ketua TP PKK Muba Hj Thia Yufada Dodi Reza, Sekda Muba Drs H Apriyadi dan Kepala Dinas Kesehatan Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS, Dodi menyapa hangat beberapa warga yang ikut di vaksinasi covid-19.


" Hari ini kita mulai melakukan Vaksinasi bagi penyandang Disabilitas dan ODGJ, kita akan selalu proaktif dengan jemput bola dari rumah ke rumah atau door to door berdasarkan data dari Dinkes dan Dinsos Muba." Ucapnya.


Lanjut Dodi Reza, kita juga memberi kiat kepada ODGJ yang telah disuntik Vaksin dan menyarankan untuk mengajak ODGJ lainnya untuk disuntik Vaksin sehingga dia juga bisa mengajak teman-temannya yang lain.


" Mereka (ODGJ) terlebih dahulu di Screening kalau kondisi badan bagus barulah di suntik selanjutnya di observasi, kalau tidak ada gejala mereka aman diantarkan kembali kerumahnya karena harus ada perlakuan khusus bagi mereka dalam pemberian vaksin." Trangnya.


Kepala Dinkes Muba dr Azmi Dariusmansyah MARS menambahkan, vaksinasi saat ini tidak hanya bagi pasien ODGJ serta penyandang Disabilitas melainkan diberikan juga kepada Lansia serta tenaga pendidik guru SMK maupun SMA.


" Targetnya 500 orang secara bertahap khusus di Kecamatan Sekayu, yang memiliki peduduk lebih kurang 60 ribu jiwa dan yang terdaftar untuk beri suntikan vaksin kisaran 40 ribu jiwa." Jelasnya. (Hasbi)