Marak Mafia BBM di Bantaeng, LIRA Meminta Pihak Polres Melakukan Penindakan -->
Jika Ditemukan Anggota GNI yang melakukan Intimidasi, pemerasan dan perbuatan tidak menyenangkan lainnya, segera laporkan ke Center Kami 0823 7323 2423,

Marak Mafia BBM di Bantaeng, LIRA Meminta Pihak Polres Melakukan Penindakan

6/08/2021, 6/08/2021




GlobalNewsundonesia.com-Bantaeng, -Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum SPBU 74.924.01 yang berlokasi di jalan poros Lamalaka Kelurahan Lamalaka Kec. Bantaeng Kabupaten Bantaeng Sulsel


SPBU ini diduga kuat melayani konsumen yang mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Premium pada kendaraan mobil yang memuat puluhan jergen, selain itu ada yang dengan tangki modifikasi.



Menurut tim investigasi DPD LIRA Bantaeng, Nasrulla mengatakan bahwa hal ini sering terjadi, oknum karyawan SPBU diduga bekerja sama salah satu mobil Inova silver dengan Nomor polisi DD 1408 FQ sedang melakukan pengencoran BMM dengan jumlah yang tidak wajar, padahal mobil inova hanya memili kapasitas 45 liter.


Dari hasil investigasinya mengatakan bahwa itu jelas nampak terlihat salah satu oknum dengan bebas mengisi secara langsung puluhan Jergen diatas mobil inova tersebut.


Praktek ini disinyalir kerap kali terjadi dan kuat dugaan hal semacam ini juga terjadi di beberapa SPBU lainnya di Kabupaten Bantaeng, yang dengan sengaja menjual kepada pengecer melaui jergen atau dengan tangki yang dimodifikasi.


Terkait Aksi ini warga sekitar juga mengatakan bahwa aksi ini biasanya dilakukan pada jam-jam tertentu pada pagi hari atau tenggah malam."ungkap warga yang identitasnya tak mau disebutkan


Tindakan memodifikasi tangki bahan bakar kendaraan sudah melanggar hukum, dan pelaku dapat kena sanksi pidana.


Hal itu diatur di Pasal 55 Undang-undang Tahun 2001, Tentang Minyak dan Gas Bumi, dimana sanksi diberikan kepada para pelaku modifikasi kapasitas tangki BBM bukan hanya ancaman penjara tapi denda.


DPD LSM LIRA Bantaeng menyikapi maraknya aksi tersebut karna adanya keluhan masyarakat olehnya itu ia meminta kepada PT. Pertamina untuk memberikan sanksi kepada SPBU yang dengan sengaja melayani konsumen nakal, yang mengakibatkan BBM jenis premium tidak dapat dirasakan sebagian masyarakat bawah di Kabupaten Bantaeng.


Diharapkan pihak Kepolisian harus turun untuk memantau dan menindak SPBU dan konsumen yang memodifikasi tangki kendaraannya untuk mendapatkan BBM jenis premium untuk dijual dengan keuntungan berlipat,” tegasnya.


Sementara pihak media saat menghubungi pimpinan SPBU melaui sambungan WatsAppnya, 08114189*** selasa, (8/6/21) pukul 13.30 wita, mengarahkan untuk melakukan komfirmasi terhadap pengawas SPBU an.Rusdi Lidik Pro." Katanya.


"Terkait ini kita kompirmasi pengawasnya Rusdi, atau Rivai" katanya mengarahkan


Lebih jauh dirinyan mengaku tidak mengetahui, karna kalau hanya foto itu tidak bisa dibuktikan bisa saja sopirnya cuma sekedar membantu saat petugas mengambil uang kembalian."katanya


Kendati demikian dirinya juga tidak membenarkan hal-hal tersebut, namun ini butuh pembuktian."pungkasnya


Berikit vidionya.




TerPopuler