pelantikan pengurus Kelompok Tani Maju Lestari Indonesia (KTMLI) Semangat Baru binaan Felix Simbolon sukses terlaksana -->
Global News Indonesia Menerima Tulisan dan Artikel, Kegiatan Komunitas, Sosial, Opini, Informasi Donasi Rumah Ibadah dan Panti Asuhan, dll | Global News Indonesia juga membuka Kesempatan untuk Biro & Jurnalis Muda diseluruh Indonesia, | Jurnalis GNI dibekali Identitas dan surat Tugas, Informasi dan Pengaduan di Center 0823-7323-2423

pelantikan pengurus Kelompok Tani Maju Lestari Indonesia (KTMLI) Semangat Baru binaan Felix Simbolon sukses terlaksana

11/09/2020, 11/09/2020


Globalnewsindonesia.com - Labuhan Deli; Kegiatan pelantikan pengurus Kelompok Tani Maju Lestari Indonesia (KTMLI) Semangat Baru binaan Felix Simbolon sukses terlaksana. Senin sore (09/11/2020) di Desa Manunggal Pasar 10 Kabupaten Deli Serdang.


Kelompok tani KTMLI telah terdaftar sesuai SK.Menhum HAM Nomor AHU-0005557.AH.01.07.Tahun 2020.


Dalam acara pelantikan KTMLI tersebut diwarnai dengan beragam tarian dan musik tradisional dari ragam tarian suku diantaranya tarian Tor-tor etnis Batak, Nias dan tarian Jawa.


Ketua terlantik, Mangapul Siregar pada kesempatan yang berbahagia itu berpesan mari kita terus bersatu dalam mempertahankan serta memperjuangkan hak atas tanah kita untuk lahan pertanian dan tempat tinggal.


Para masyarakat tergabung dalam KTMLI diminta segera mengurus izin domisili sehingga keberadaan kampung ini jelas dan akan dikelola nantinya sebagai lahan pertanian, peternakan dan pemukiman.


Program KTMLI kedepan adalah menjadikan lahan kita sebagai pemukiman tanpa mengesampingkan adanya lahan pertanian sebagai ciri khas dari KTMLI.


"Jangan hanya menanam ubi dan jagung saja disini tapi tanamlah pembangunan pemukiman disini," ajak Mangapul.


Hal senada disampaikan, pembina KTMLI Felix Simbolon, berpesan pada pengurus yang dilantik berseragam hitam dan putih makna warna hitam berkekuatan dan kontrol sosial, sedangkan warna putih bermakna KTMLI harus memiliki keadilan sosial.


Sejak tahun 2012 tidak ada lagi istilah penggarap.Tanah disini bukan tanah garapan melainkan tanah perjuangan.


KTMLI besar bukan karena hebat tapi karena kebersamaan kita yang saling mengisi.Saya berpesan kedepannya KTMLI bisa membentuk Koperasi serta adanya izin Kesbangpolnya.


Masyarakat yang tergabung dalam KTMLI merupakan masyarakat kecil yang berjuang untuk hidup dilahan yang diduduki.


Legalitas KTMLI harus terpenuhi.di era Presiden Jokowi dan tak zaman lagi adu otot.


Ingat Jasmera, jangan melupakan sejarah atau perjuangan. Cepat-cepatlah menanam batu maksudnya masyarakat bersatu membangun, semoga pengurus yang baru dilantik selalu santun pada masyarakat saling membantu dan bersatu.pesan Felix mengakhiri. 

Rj. Samosir

TerPopuler