Program MADANI Beri Pelatihan 10 CSO di Kabupaten Bulukumba -->
Global News Indonesia Menerima Tulisan dan Artikel, Kegiatan Komunitas, Sosial, Opini, Informasi Donasi Rumah Ibadah dan Panti Asuhan, dll | Global News Indonesia juga membuka Kesempatan untuk Biro & Jurnalis Muda diseluruh Indonesia, | Jurnalis GNI dibekali Identitas dan surat Tugas, Informasi dan Pengaduan di Center 0823-7323-2423

Program MADANI Beri Pelatihan 10 CSO di Kabupaten Bulukumba

10/28/2020, 10/28/2020




GlobalNewsIndonesia.com Bulukumba, --Sebanyak 10 CSO (Civil Society Organization) di Kabupaten Bulukumba mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Program Madani yang didukung oleb USAID.


Program Madani adalah program penguatan masyarakat sipil di Kabupaten Bulukumba dengan fokus bergerak pada isu-isu terkait Ibu dan Anak. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dari 27 sampai 29 Oktober 2020 di Grand 99 jln. Bakti Adiguna Kabupaten Bulukumba. 


CSO terkait yakni, PPDI (Persatuan penyandang Disabilitas Indonesia) Formap KIA, KCR (Kahayya Researt Centre), SCW (Sulawesi Corruption Watch), Pemdua Muslimin, KOPEL (Komite Pemantau Legislatif), Pemuda Muhammadiyah, Fatayat NU


Selain itu mitra strategis dalam pelatihan ini adalah Baznas (Badan Amil Zakat Nasional) dan satu media daerah yakni

Radar selatan Kabupaten Bulukumba, yang turut menjadi bagian dari Pelatihan tersebut. 


Fiel Koordinator Kabupaten Bulukumba, Musaddaq menjelaskan Kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas, legitimasi dan keberlanjutan  masyarakat sipil di tingkat kabupaten/kota di 

Indonesia dalam mendorong akuntabilitas pemerintah dan situasi toleransi di masyarakat. 


"CSO melalui pelatihan simpul belajar semakin menguat kapasitas dan komitmen untuk mengawal simpul belajar ini sebagai ruang belajar bagi masyarakat" jelaskan. 


Direktur Sulawesi Corruption Watch (SCW)  Laode Ardiman, mengemukakan pelatihan ini sangat bagus guna peningkatan kapasitas semua CSO yang tergabung dalam program Madani ini. Khususnya pengetahuan terkait isu tematik kematian Ibu dan bayi baru lahir. 


Juga membantu penguatan kapasitas organisasi dalam hal, penguatan kelembagaan CSO yang terlibat didalam FORMAP KIA. 


"Outcom dari program ini agar, terwujudnya CSO yang mandiri, profesional, dalam hal menanggapi isu-isu terkait ibu dan anak," harapnya


Dia menambahkan, dalam hal legalitas, CSO bisa dipandang tidak sebelah mata dan tidak dijadikan lawan agar bisa menjadi mitra yang baik dengan pemerintah daerah kabupaten Bulukumba.(*)

TerPopuler