LSM KUPU Bermitra Dengan BCA -->

LSM KUPU Bermitra Dengan BCA

10/16/2020, 10/16/2020

 


Study lapang proses pembibitan Mentimun


Globalnewsindonesia.com,- Jember,-untuk meningkat pendapatan petani, Lembaga Swadaya Masyarakat Komite Umat Peduli Umat (LSM KUPU) mengadakan kemitraan dengan PT BENIH CITRA ASIA, pengembangan usaha dibidang pembibitan mentimun, untuk kegiatan awal telah diadakan study lapang pada hari Kamis (15/10/2020).


Pada study lapang ini dipandu petugas produksi informasi/PPL Benih Citra Asia, Arianto mengatakan bahwa selama ini petani mentimun sering merugi jika hasil panennya mengalami harga turun, bila dibanding biaya operasional penanaman mentimun tersebut, juga dalam kesempatan itu diperagakan cara mengawinkan putik bunga mentimun antara jantan dan bunga betina.




Sementara ditempat yang, ketua LSM KUPU Jayeng rono menanggapi positif, karena dengan inovasi seperti ini bisa menghindari ketergantungan pasca panen para petani kepada pasar dan tengkulak, setelah study lapang rombongan berlanjut ke pusat pengolahan biji mentimun yang akan dijadikan benih berkwalitas dan siap edar.


Dalam kesempatan tersebut wakil maneger produksi BCA, Kadis menyampaikan pemaparan mulai dari penyiapan lahan/media sampai pola tanam sampai pasca panen, lebih lanjut kadis mengatakan, petugas-petugas dari BCA (Benih Citra Asia) akan selalu mengadakan pendampingan dan mengawal proses tersebut, juga memberikan subsidi pembiayaan serta membeli hasil panen dari perani dengan harga yang baik.




Kemitraan ini untuk memberikan nilai tambah dan menghindari permainan para tengkulak, karena petani tidak lagi menjual buah mentimun, tetapi yang diambil hanya bijinya saja.


Tiap pohon mentimun dibatasi buahnya antara 7 sampai 10 buah, dan tiap pohon bisa menghasilkan hitungan minimal 25 - 28 gram biji mentimun, kalau lahan 1 ha bisa menghasilkan biji mentimun sekitar 30 kg, harga untuk 1 kg biji mentimun mencapai Rp 450.000,- jd dengan masa tanam 70 hari, dengan biaya operasional awal sekitar Rp 3 juta, untuk selanjutnya bisa lebih ringan karena ada pengurangan biaya pada tanam berikutnya, petani bisa memperoleh hasil yang lumayan.

(Tofik).

TerPopuler