Status Runner Up Berisiko Tinggi Pemkab Didesak Optimalkan Kinerja BPBD & Dinkes Lahat -->

Status Runner Up Berisiko Tinggi Pemkab Didesak Optimalkan Kinerja BPBD & Dinkes Lahat

9/24/2020, 9/24/2020


Globalnewsindonesia.com ; Lahat Sumsel – Tak kunjung keluar dari status zona Merah penyebaran virus Covid 19 dalam jangka waktu yang lama membuat masyarakat kian resah. Kinerja BPBD (Badan penanggulangan Bencana Daerah) dan Dinas kesehatan selaku corong utama penanggulangan mulai diragukan, bahkan Pemkab Lahat diharap kan harus melakukan evaluasi dengan mengoptimalkan kinerja lembaga tersebut mengingat status kabupaten Lahat saat ini adalah nomor Dua di Sumsel dengan risiko tinggi dari penyebaran virus Covid 19.


Arm (35) salah satu warga Lahat mengatakan, kami sangat berterima kasih dan apresiasi atas perhatian Pemkab Lahat guna menghindarkan masyarakat dari serangan virus Corona, namun upaya lebih nyata seperti Rapid test masal atau Swab tes kiranya dapat diupayakan agar dapat mengetahui secara detail kondisi kesehatan warga minimal dapat dilakukan pada pusat-pusat keramaian jika anggaran tidak memadai.


“Nah inilah tugas Dinkes dan BPBD Lahat untuk melakukan Rapid tes masal, karena kalau hanya bagi-bagi masker dan sosialisasi lewat mobil keliling seperti yang dilakukan Dinkes rasanya kurang optimal,”ujarnya.


Sementara itu, Jubir Covid 19 Taufik M Putra mengatakan, dari hasil status update yang dikeluarkan Jubir pada hari ini, Kamis (24/9), tercatat SUSPEK  ODP+PDP berjumlah 201 orang proses 9 orang, Kontak erat 971 orang sudah diproses 241 orang sementara data yang terkonfirmasi dari awal masuknya covid 19 di Lahat warga meninggal dunia sebanyak 11 orang, sembuh 70 sedangkan yang masih dalam pengawasan (proses) sebanyak 18 orang.


“Karenanya kita imbau agar masyarakat selalui mematuhi Prokes dengan rajin memakai Masker dan menjaga kebersihan dengan mencuci tangan dan muka dengan sabun,”pungkasnya.(Kyung OK)

 

TerPopuler