Lahat Dapat Bantuan UKM Dari Kemenkeu Terbanyak Nomor Dua DI Sumsel -->

Lahat Dapat Bantuan UKM Dari Kemenkeu Terbanyak Nomor Dua DI Sumsel

9/28/2020, 9/28/2020



 Globalnewsindonesia.com ; Lahat Sumsel – Kabar gembira bagi para pelaku UKM dikabupaten Lahat disampaikan langsung bupati Cik Ujang digedung pertemuan Pemkab Lahat Senin (28/9). Pasalnya, berkat perjuangan keras Pemkab Lahat akhirnya sebanyak 5278 kuota bantuan disetujui Kemenkeu RI dan angka ini jumlah terbanyak diSumsel setelah kota Palembang.


Kepala Dinkop dan UKM kabupaten Lahat Yahya Eduar MM mengatakan, bantuan UKM yang diberikan bekerjasama dengan pihak BRI dimana dana yang dikucurkan akan langsung masuk kerekening pedagang. Untuk bantuan yang berasal dari pemerintah RI melalui Kemenkeu berdasarkan UU No.1 tentang penanganan dan pemulihan ekonomi nasional selama masa Pandemi Covid 19 sehingga tidak cacat hukum.


“Adapun maksud dan tujuan KUR BRI adalah untuk mewujudkan PEN dan jumlah data UKM yang terdata yakni sebanyak 5278 dan yang mendapat rekening secara validasi sebanyak 2200 UKM, 337 UKM punya pinjaman sedangkan sebanyak 2275 UKM rekening Bank nya dinayatakan tidak Valid,”ujarnya.


Dijelaskannya, untuk jumlah UKM yang sudah tahap pencairan yakni sebanyak 3138 UKM sedangkan unutk KUR jumlah pinjaman yakni sebesar Rp.10 Juta dan untuk PER ukm akan diberikan bantuan modal usaha sebesar Rp.2.400 ribu.  


“Dengan bantuan yang diberikan diharap kan mampu meningkatkan gairan perekonomian dikabupaten Lahat selama masa pandemi Corona, apalagi saat ini sektor usaha mengalami dampak yang tidak baik,”imbuhnya.



Sementara itu, bupati Lahat Cik Ujang,SH didampingi Wabup H Haryanto,Mba mengungkap kan, saat ini kabupaten Lahat mendapat bantuan dari pemerintah RI melalui Kemenkeu dengan jumlah terbanyak nomor Dua di Sumsel setelah kota Palembang, karenanya harus dapat dimanfaat kan sebaik mungkin agar pemulihan perekonomian selama masa pandemi Corona dapat berjalan dan masyarakat benar – benar merasakan dampak positifnya.


“Kita akui efek pandemi Covid 19 membuat perekonomian warga Lahat terpuruk, karenanya dengan adanya bantuan modal usaha dapat berimbas positif dan pihak Dinkop harus meningkatkan pengawasan agar bantuan modal dapat sampai hingga kepelosok desa dan tidak hanya fokus di daerah perkotaan saja,”imbuhnya.



Terpisah, pimpinan BRI Padya Paradi, menuturkan, total dana yang disiap kan untuk bantuan PEN dikabupaten Lahat yakni sebesar Rp.9 Milyar lebih karenanya bagi para pelaku usaha yang belum mendapat kan bantuan bisa menghubungi pihak BRI melalui proragm KURS bunga yang ditawarkan hanya sebesar Enam persen dari pinjaman.


“Syaratnya juga mudah yakni dengan melengkapi biodata dan memiliki E-KTP serta unit usaha maka bantuan akan langsung diberikan,”pungkasnya.(Kyung OK)

TerPopuler