-->

Fraksi KNDI Meminta Pemerintah Daerah Atasi Kelangkaan Pupuk di Bantaeng


GlobalNewsindonesia.Com-Bantaeng. -Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bantaeng baru saja menggelar Rapat Paripurna dalam rangka mendengarkan pemandangan akhir fraksi,

sekaligus penetapan persetujuan bersama antara legislatif  dan eksekutif tengan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan  APBD Tahun Anggaran 2019 yang telah masuk pada tahap pengambilan keputusan. Jumat (24/7/2020).

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD, Hamsyah Ahmad dan dihadiri oleh Wakil Bupati Bantaeng, H. Sahabuddin selaku perwakilan eksekutif dan para unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Abdul Wahab dan Anggota Dewan lingkup DPRD Bantaeng.

Seluruh fraksi menerima dan menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) untuk ditetapkan menjadi Perda.

Penyampaian pemandangan akhir diawali oleh Fraksi Karya Nurani Demokrasi Indonesia FKNDI melalui Sekretaris Fraksi, Muhamad Sultan, meminta agar pemerintah Kabupaten Bantaeng selama Tahun Anggaran 2019 agar bisa diperbaiki ke depannya.

Diantaranya Angka Kemiskinan masih perlu diturunkan lagi, kreatifitas untuk meningkatkan pendapatan daerah dengan optimalisasi BUMD, urusan pendidikan-kesehatan perlu diperhatikan maksimal,

 sektor pertanian harus ditingkatkan, serta mencari solusi yang terbaik dalam hal menangani kelangkaan pupuk supaya tidak terjadi lagi di tahun tahun mendatang dan terutama perencanaan matang serta target yang realistis.

 Juga mengharapkan peningkatan pendapatan asli daerah terus ditingkatkan dengan mempelajari kemungkinan adanya celah – celah optimalisasi pendapatan daerah yang tidak bertentangan dengan peraturan yang ada.

Serta meminta kepada Bupati Bantaeng melakukan koordinasi kepada OPD – OPD yang intens dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sesuai dengan Visi – Misi Bupati Bantaeng selama 5 Tahun menjabat,

 terkait RKP tahun 2020 yang memiliki tema Pengembangan Sumber daya manusia yang berkualitas sebagai penggerak pembangunan Daerah yang Tangguh dan Mandiri.

Sementara Partai PKS  bersama PKB memberi apresiasi kepada Bupati Bantaeng beserta seluruh jajarannya atas kerja-kerja yang telah dilakukan khususnya atas capaian opini WTP yang telah diraih selama ini.

Di sisi lain juga memberi rekomendasi agar memperhatikan tenaga honorer khususnya yang berprofesi sebagai tenaga pendidik, Pemda diharapkan mengalokasikan dana untuk menjamin operasional guru-guru di sekolah.

Keprihatinan pandemi Covid-19 di sampaikan Fraksi PPP mengemukakan bahwa sajian informasi yang dikonsumsi publik saat ini membuat mayoritas publik cuek dan menjadi tidak percaya lagi dengan bahaya Covid-19, saat ini.

Olehnya itu perlu kecerdasan dan keberanian bagi kita semua untuk punya referensi pemahaman lengkap tentang apa dan bagaimana sesungguhnya Covid-19, guna mendorong keberanian kita untuk menyatakan sikap dengan tegas bahwa nyawa kita harus diselamatkan secara mutual simbiosis.

Terakhir, Partai Amanat Nasional memberi rekomendasi kepada Pemda bahwa sebuah prencanaan pembangunan semuanya berawal dari data,

 maka dengan dasar itu, PAN mengharapkan di tahun 2020 Pemda memberi alokasi anggaran yang cukup ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk pengelolaan Data yang valid di seluruh tingkatan

Sementara itu, Wakil Bupati Bantaeng, H.Sahabuddin pada kesempatan itu membacakan sambutan Bupati Bantaeng, mengatakan bahwa kita kembali memperlihatkan akselerasi atas komitmen kita bersama dalam rangka mengoptimalkan kinerja pemerintahan untuk pelayanan publik.

“Hal ini merupakan perwujudan tugas pemerintah daerah dalam rangka penyelenggaraan  pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan untuk mewujudkan masyarakat Bantaeng yang lebih sejahtera.

Terima kasih kepada seluruh anggota dewan yang telah hadir disidang paripurna ini, menyampaikan pandangan akhir Fraksinya, baik itu berupa masukan ataupun kritikan, semuanya akan menjadi bahan evaluasi terhadap kinerja pemerintah kedepan."pungkasnya