Jejak dan Ratapan Pilu Bung Mhal-do Aktifis Bantaeng Pasca Banjir Bandang -->
Global News Indonesia Menerima Tulisan dan Artikel, Kegiatan Komunitas, Sosial, Opini, Informasi Donasi Rumah Ibadah dan Panti Asuhan, dll | Global News Indonesia juga membuka Kesempatan untuk Biro & Jurnalis Muda diseluruh Indonesia, | Jurnalis GNI dibekali Identitas dan surat Tugas, Informasi dan Pengaduan di Center 0823-7323-2423

Jejak dan Ratapan Pilu Bung Mhal-do Aktifis Bantaeng Pasca Banjir Bandang

6/21/2020, 6/21/2020

(Foto/istimewa Bung Mhaldo)
GlobalNewsindonesia.Com-Bnataeng.; Kotaku kembali banjir bandang yang kesekian kalinya,Jika melihat sejarah banjir dari jejak media berawal dari tahun 1973 tahun 1977, tahun 2006-2008 dan tahun 2020, rata rata terjadi di bulan Juni dan Juli.

Bukan hal yang asing lagi dalam
ingatan kita. Air mataku jatuh berlinang ke tanah, Saat melihat postingan di media yang, dengan cepatnya tersebar. Jiwaku serasa teriris melihat,
saudara saudariku di persimpangan sudut kota.

Berteriak minta tolong Ada yang kehilangan rumah dan harta bendanya harta bendanya
Bahkan nyawapun di renggut olehnya, Sungguh sakit cobaan ini.

Kali ini kotaku kedatangan
tamu tak di undang.
Pulangnya pun tanpa pamit
Namun, menyimpan pilu dan beban serta kesan dan pesan tersendiri.

Puing puing rumah yang terseret
air berserakan di mana-mana
Lumpur menjadi pelapis jalanan
Senyum di sulapnya menjadi
ratap tangis Sungguh, kebahagian itu di renggut olehnya, Canda dan tawa itupun ikut terbawa arus seketika

Oleh : Bung Mhaldo

TerPopuler