-->

Disnakertrans Purwakarta Tetap Patuhi Aturan Pemerintah Menggunakan Protokoler Kesehatan Dalam Pelayanan Kepada Masyarakat


GlobalNewsIndonesia.Com.- Purwakarta,- pelayanan yang diterapkan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Purwakarta, tetap layani masyarakat dalam masa pandemi Covid-19 ini dengan berbagai cara agar tidak lepas kontak langsung dengan masyarakat bagi yang membutuhkan pelayanan, itupun protokol kesehatan tetap digunakan sesuai anjuran dari pemerintah.

Apalagi Disnakertrans Kabupaten Purwakarta sudah lama membuka program Bursa Kerja Khusus (BKK) di setiap sekolah, baik di SMA maupun SMK dengan tujuan guna mempasilitasi pemula pencari kerja untuk membuat kartu kuning.

Adapun tujuan BKK adalah sebagai wadah dalam mempertemukan tamatan dengan pencari kerja dan memberikan pelayanan bagi tamatan sesuai dengan tugas dan fungsi masing-masing seksi yang ada dalam Bursa Kerja Khusus (BKK) sebagai wadah pelatihan tamatan yang sesuai dengan permintaan pencari Kerja.


menurut Kabid Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tuti Gantini Spd, Rabu (17/06) diruang kerjanya. dimana langkah lain dalam pelayanan di masa pandemi ini dengan cara online melalui No WA yang tertera di papan pengumuman, dan bagi peserta pencari kerja dalam bentuk persyaratan bisa langsung dikirim melalui No WA yang ditunjuk, dalam hal ini agar mencegah kontak langsung dengan peserta pencari kerja dari adanya masa pandemi Covid-19," ungkapnya.

Selanjutnya Pihak Disnakertrans dalam pelayanan sudah buka di awal setelah Hari Raya Idhul Fitri, itupun selalu mengindahkan anjuran dari pemerintah dan menyiapkan protokol kesehatan mulai dari pintu masuk Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi sampai dimeja pendaftaran juga ruang masuk pengambilan kartu kuning," Jelasnya.


Adapun dalam pembuatan kartu kuning dari awal sampai saat ini ada peningkatan yang signifikan. Pertama kita buka itu bisa terhitung kisaran paling banyak 15 orang dimasa awal PSBB covid-19. Dan dimasa PSBB Komunal kisaran mencapai 100 orang peserta pencari kerja," Tuturnya.

Namun dalam era new normal ini pencari kerja meningkat hingga mencapai 500 orang peserta pencari kerja. Hal tersebut dalam situasi pandemi ini masyarakat masih tetap bersikeras untuk mencari pekerjaan, walau seperti kita ketahui disaat pandemi ini banyak yang kena PHK ," Pungkasnya. (Mjn)