ODP Nambah Hingga H+6 Idul Fitri Belum Ada Penambahan Kasus -->
Global News Indonesia Menerima Tulisan dan Artikel, Kegiatan Komunitas, Sosial, Opini, Informasi Donasi Rumah Ibadah dan Panti Asuhan, dll | Global News Indonesia juga membuka Kesempatan untuk Biro & Jurnalis Muda diseluruh Indonesia, | Jurnalis GNI dibekali Identitas dan surat Tugas, Informasi dan Pengaduan di Center 0823-7323-2423

ODP Nambah Hingga H+6 Idul Fitri Belum Ada Penambahan Kasus

5/28/2020, 5/28/2020

            GlobalnewsIndonesia.com ;  Lahat Sumsel – H+5 Idul Fitri 1441 H jumlah pasien yang terjangkit virus Corona di Bumi Seganti Setungguan belum ada penambahan, namun jumlah ODP (Orang Dalam Pemantauan) menjadi Lima orang. Pemkab Lahat memastikan pasokan sembako ditingkat pasar tetap aman meskipun ancaman Covid 19 belum berakhir.
            Juru bicara gugus tugas Copid 19 Taufik M Putra mengatakan, unutk data Covid-19 Kabupaten Lahat per Rabu 27 Mei 2020 sebanyak 5 Orang berstatus ODP yang berasal dari Kecamatan Kota Lahat 4 Orang dan Kecamatan Kikim Timur 1 Orang. Hal ini menunjukan masyarakat sudah sadar akan bahaya corona sehingga mematuhi aturan protokol kesehatan yang diberlakukan selama ini.
“Sementara Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tetap nol orang dan pasien positif Covid-19 juga masih seperti kemarin, yakni sebanyak 8 orang dan mudah-mudahan tidak ada penambahan kedepan,”ujarnya.
Dijelaskannya, Pemkab Lahat dalam hal ini Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Lahat tetap menghimbau kepada masyarakat Bumi Seganti Setungguan agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Selain itu, warga juga diharap melapor jika kedatangan tamu yang datang dari luar Kabupaten Lahat ke posko Covid-19 di lingkungan tempat tinggal atau ke Ketua RT atau bahka ke Kepala Desa untuk dilanjutkan ke Puskesmas setempat.
“Kita tetap waspada dengan menjaga kebersihan dan berusaha untuk selalu memutus mata rantai penyebaran Virus Corona yang telah ribuan makan korban di Indonesia ini,”imbuhnya.
Sementara itu, kepada Disperindag Fikriansyah,MM menuturkan, saat ini seluruh Sembako ditingkat pasar terus dilakukan pemantauan agar tidak terjadi kelangkaan mengingat masih dalam suasana hari raya Idul Fitri dan pandemi Copid 19. Bahkan para pedegang juga telah diimbau agar tidak menaikkan harga Sembako diluar Nett yang ada. “jika harga sembako ikut naik maka efek nya begitu terasa bagi masyarakat mengingat ancaman pandemi Corona belum berakir,”pungkasnya.(Herman Cbr)

TerPopuler