Diskominfo Empat Lawang Anggarkan 1,6 Miliyar Untuk Media -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia

Diskominfo Empat Lawang Anggarkan 1,6 Miliyar Untuk Media

2/08/2022

 


Globalnewsindonesia.com,- Empat Lawang - Anggaran publikasi media masa ditahun 2022 pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Empat Lawang direncanakan sebesar 1,6 miliyar.


Hal tersebut dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika ( Diskominfo) Kabupaten Empat Lawang Agus Rochman Basuki menjelaskan bahwa anggaran publikasi media pada tahun 2022 tidak ada bedanya dengan anggaran publikasi di tahun 2021 lalu.


"Pada intinya anggaran publikasi ditahun 2022 mengalami penurunan yang drastis, Tapi kita akan terus berusaha bagaimana caranya anggaran di tahun 2022 tetap sama seperti anggaran ditahun 2021.


Tapi Sebenarnya kalau angaran di tahun 2022 itu Sama seperti tahun 2021 sebesar 1,6M untuk persatu tahun diperuntukan untuk media online elektronik dan cetak,"katanya.




Dijelaskan Agus, untuk tahun ini media online masih tahap verifikasi dan untuk kerjasama di tahun kemarin (2021) media yang terdaftar pada diskominfo Empat Lawang sebanyak 49 media yang terdiri dari media cetak, Online dan elektronik.


" Kalau media online sebanyak 24 media, media cetak 22 kalau media elektronik ( Televisi ) sesuai apa yang ada di sini TvOne, Inews dan TVRI,"ungkapnya.


Saat diminta rekap media yang melakukan kerjasama baik media cetak, Online dan elektronik ( Televisi ) ditahun 2021, Kepala Dinas Kominfo tidak bisa memperlihatkan dengan alasan harus meminta izin terlebih dahulu dengan bupati Empat Lawang" Kalau untuk DPA global kita tida bisa harus izin pak bupati untuk melihat berapa angaran itu,"ucapnya. 


Lanjutnya, Biasanya kalau untuk media online berkisar 1 juta sampai 3 juta sementara media cetak seperti REL 20 juta Per triwulan ( Per - TW ) dan media elektronik sebesar 140 juta untuk tiga media elektronik.


"Kalau untuk media elektronik ada tiga media dengan anggaran sebesar 140 juta itupun dibagi dan disesuaikan per satu triwulannya itu untuk tahun 2021 lalu, kalau di tahun ini masih dalam penyelisian.


Sementara untuk media online ada sebanyak 24, yang terdiri dari media lokal, media tetangga daerah dan luar daerah seperti luar provinsi,"tuturnya. (SI)