Bentuk Penanganan Banjir Jangka Panjang, Pemkab Ajak Ormas Tanam Pohon -->

Iklan Semua Halaman

IDCloudHost | SSD Cloud Hosting Indonesia Jika ada yang mendapat intimidasi atau tindakan tidak menyenangkan lainnya dari anggota GNI, silahkan lapor ke center 0823-7323-2423, untuk pengiriman berita kegiatan kampus, sekolah , sosial kemasyarakatan, lainnya silahkan di nomor center kami

Bentuk Penanganan Banjir Jangka Panjang, Pemkab Ajak Ormas Tanam Pohon

KIM(Kelompok Informasi Masyarakat)
12/10/2021


GlobalNewsindonesia.com-BANTAENG --- Pemerintah Kabupaten Bantaeng melalui Dinas PU dan Dinas Lingkungan Hidup mulai menggalakkan gerakan tanam pohon. Gerakan tanam pohon ini dilakukan sebagai upaya penanganan jangka panjang bencana banjir di Bantaeng. 


Kegiatan tanam pohon ini dilakukan di sejumlah titik di kawasan Cekdam Balang Sikuyu, Kelurahan Karatuang, Jumat, 10 Desember 2021. Kegiatan ini digelar dengan melibatkan sejumlah organisasi dan elemen masyarakat di Bantaeng. Beberapa yang terlibat di antaranya adalah Banser, Ansor, HPMB, Join Bantaneg, Karang Taruna serta Kelompok Alam Rimbun Lonrong. Sedikitnya 500 bibit pohon di tanam di kawasan ini. 


Kepala Dinas Pekerjaam Umum Kabupaten Bantaeng, Andi Sjafaruddin Magau mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan. Menurutnya, salah satu penyebab banjir di Bantaeng adalah adanya lingkungan yang mengalami degradasi. "Salah satu upaya untuk menghentikan laju degradasi lingkungan adalah dengan menanam pohon. Kalau kondisi lingkungan sudah baik, tentu banjir akan lebih mudah teratasi," jelas dia. 


Sebelumnya, kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Nasir Awing mengatakan, sejauh ini DLH bersama dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bantaeng telah mempersiapkan gerakan tanam pohon di wilayah konservasi. 


“Kita punya 40 ribu pohon yang sudah siap untuk kita sebar di titik-titik yang perlu kita tanami pohon,” jelas Nasir Awing.


Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengatakan, aksi tanam pohon dengan tema "tanam satu pohon, petik sejuta kebaikan" ini adalah bagian dari ikhtiar pemerintah untuk menjaga wilayah Bantaeng tetap aman dari degradasi lingkungan. Dia berharap, gerakan ini juga dilakukan kelompok-kelompok masyarakat yang ada di Bantaeng. 


"Kita pahami bersama cuaca yang ekstreem beberapa waktu yang lalu telah membuat bencana di beberapa tempat. Kita lihat beberapa tetangga daerah kita yang mengalami bencana," jelas dia. 


Dia berharap, gerakan tanam pohon ini terus berkelanjutan. Pohon yang ditanam pun dapat terjaga dan terlindungi untuk memberikan kebaikan bagi masyarakat Bantaeng.(*)