Jalan di Desa Kayuloe kini Mulus, Warga Ungkap Rasa Syukur ke Bupati Bantaeng -->
GNI Menyediakan Portal Gratis untuk sekolah yang ingin transpormasi Pembelajaran Digital (daring), kunjungi www.ayobelajar.gni.or.id untuk Mendaftar, atau Phone : 082380832450 , E-mail : gni@gni.or.id

Jalan di Desa Kayuloe kini Mulus, Warga Ungkap Rasa Syukur ke Bupati Bantaeng

11/23/2021, 11/23/2021

Bupati Bantaeng, Dr.H Ilham Syah Azikin, M.Si, hadirin undangan warga Resmikan masjid Nurul Huda Kassi-Kassi Desa Kayu Loe kecamatan Bantaeng, Selasa, 23 November 2021.


GlobalNewsIndonesia.com-BANTAENG --- Ucapan terimakasih disampaikan warga Dusun Kassi-kassi, Desa Kayu Loe, Kabupaten Bantaeng kepada Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin. Ucapan rasa syukur dan terimakasih ini diungkapkan saat Bupati Bantaeng melakukan kunjungan sekaligus meresmikan Masjid Nurul Huda di desa tersebut. 


"Saya mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih banyak, pak. Berkat perhatian pak Bupati, jalan ini sudah bagus dan memudahkan masyarakat di desa ini untuk beraktivitas sehari-hari," ungkap salah satu pemuda desa itu, Muh Asri di hadapan masyarakat setempat. 


Dia mengatakan, berkat jalanan yang sudah mulus ini, masyarakat tidak perlu lagi susah-susah melewati jalan yang terjal ini untuk beraktivitas. Dia menyebut, perbaikan jalan ini banyak membantu masyarakat dalam berbagai hal. Termasuk perputaran ekonomi. 


Dia mengenang saat pertama kali pak Bupati datang ke tempat ini, beberapa tahun sebelumnya. Saat itu, dia datang melewati jalan berlobang dengan menggunakan sepeda motor. Dia berboncengan dengan pak Desa untuk menemui warga di dusun itu. 


"Tahun lalu, kalau saya tidak salah. Pak Bupati datang dengan sepeda motor untuk melihat kondisi jalan ini. Berkat kedatangan beliau, jalan kami ini sudah diperbaiki," jelas dia. 


Asri menambahkan, tidak hanya sarana jalan. Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin juga ikut membantu pembangunan masjid di desa itu. Masjid Nurul Huda adalah masjid yang juga mendapat bantuan dari pemerintah. 


"Masjid yang kita gunakan berkumpul ini juga terbangun berkat bantuan Bupati Bantaeng. Sekali lagi, kami atas nama masyarakat Kayu Loe mengucapkan terimakasih atas perbaikan jalan dan pembangunan masjid ini," jelas dia. 


Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin mengenang masa-masa saat dia pertama kali datang di dusun itu. Dia bercerita tentang masjid yang berencana dibangun ini. "Dulu masjid ini belum berbentuk bangunan. Masih fondasi. Waktu saya datang, saya belum jadi Bupati," jelas dia. 


Saat datang kedua kalinya, Ilham Azikin mengaku datang dengan menggunakan sepeda motor berboncengan dengan Kepala Desa Kayu Loe. Melihat kondisi jalan yang rusak itu, dia lalu meminta kepada Dinas PU untuk penganggaran perbaikan jalan desa tersebut. 


"Masjidnya sudah selesai. Saya diminta meresmikan, tetapi saya mau perbaiki jalannya dulu. Saya lihat kondisi jalannya waktu itu sudah parah. Makanya saya minta diperbaiki. Sekarang, masjidnya sudah selesai, jalannya sudah baik. Baru bisa kita resmikan sama-sama," jelas dia. 


Dia mengajak kepada masyarakat Kayu Loe untuk senantiasa menjaga dan melindungi apa yang sudah baik itu. Dia berharap, jalanan dan masjid itu bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat. "Karena ini semua adalah miliki kita bersama," jelas dia. 


Perputaran Ekonomi


Perbaikan jalan ini diketahui memberikan efek domino terhadap masyarakat di Kayu Loe. Salah satunya adalah memudahkan masyarakat mengangkut hasil bumi mereka ke pasar. Dengan begitu, perputaran ekonomi masyarakat semakin baik. 


"Jalanan yang baik ini memudahkan perputaran ekonomi masyarakat di sini," ungkap kepala Dusun Kassi-kassi, Mansa. 


Dia mengatakan, Bupati Bantaeng, DR Ilham Azikin memberikan perhatian yang cukup besar untuk masyarakat di desanya. Selain jalan dan pembangunan masjid, juga ada Pamsimas untuk kebutuhan air bersih masyarakat. 


"Kami benar-benar merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat," jelas dia. 


Dia menambahkan, jalan tersebut juga memudahkan mengakses daerah terisolir di Kampung Parring-parring. Kampung ini adalah salah satu kampung yang dulunya sulit diakses karena kondisi jalan yang terjal. 


"Di sini dulunya jalannya terjal. Saat diperbaiki, banyak mobil pengangkut material yang terbalik," jelas dia.(*)

TerPopuler