Pelantikan Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Tengah periode 2020-2025 -->
Clickadu
Ingin Mengirimkan Tulisan Kegiatan Apapun di GLobalnewsindonesia.com, dinomor center Kami 0823 7323 2423,

Pelantikan Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Tengah periode 2020-2025

10/04/2021, 10/04/2021

 


Globalnewsindonesia.com,- Takengon,-  Pengurus Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Tengah periode 2020-2025 dilantik dan dikukuhkan, Sabtu 2 Oktober 2021, di Gedung Ummi, komplek pendopo bupati setempat. 


Prosesi pelantikan dan pengukuhan ini turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pinpinan Daerah (DPD) Provinsi APDESI Aceh, Muksalmina  beserta Sekjen Saiful Liski, serta Sejumlah Ketua dan Pengurus APDESI dari kabupaten tetangga, Bireuen dan Bener Meriah.


Sebelumnya, acara pelantikan dan pengukuhan Pengurus DPC APDESI Aceh Tengah ini telah direncanakan usai muscab pertama, pada awal 2020 namun harus tertunda akibat wabah pandemi Covid-19.


Dalam prosesi ini, Misriadi, (Reje Kampung Hakim Bale Bujang) dilantik Sebagai Ketua APDESI Aceh Tengah, Idrus Saputra (Reje Kampung Paya Tumpi Baru) sebagai Sekertaris, dan Jamaludin (Reje Kampung Kemili) sebagai Bendahara. 


Disamping itu juga dikukuhkan Dewan Penasehat Dewan Pembina, Dewan Pakar, dan Badan Pertimbangan Organisasi (BPO) serta Kepengurusan masing-masing Bidang di DPC APDESI Aceh Tengah.  


Misriadi atau kerap disapa Adi Bale dalam pidatonya menyampaikan rasa terima kasih, atas kepercayaan amanah yang diberikan kepada dirinya sebagai Ketua DPC APDESI Aceh Tengah.


Ia mengungkapkan seluruh aparatur desa di kabupaten berhawa sejuk itu harus berbenah, dengan program-program yang jitu berdampak terhadap pembangunan ekonomi masyarakat. Begitu juga pihaknya ke depan akan fokus meningkatkan kapasitas aparatur desa di daerahnya, serta program proritas mendorong desa-desa di Aceh Tengah sebagai desa yang ramah wisata.


Sementara itu, Ketua APDESI Aceh, dalam sambutannya yang diwakili Sekjen APDESI Aceh, Saiful Isky mengungkapkan APDESI merupakan lembaga tempat para kepala desa dan perangkat desa, serta yang sudah paripurna mengabdi di desa untuk bersama membangun desa.


Selanjutnya, Saiful menjelaskan tugas DPC  APDESI Aceh Tengah setelah ini adalah membentuk Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) di 14 kecamatan yang ada di Kabupaten Aceh Tengah itu.


Dalam kesempatan itu, Sekjen APDESI Aceh ini juga menyampaikan bahwa salah satu upaya perjuangan APDESI pusat saat ini telah membuahkan hasil. 


"Ke depan ini Kepala Desa dapat ikut serta pendidikan Lemhannas. Jadi tidak lagi hanya bupati atau ketua DPRK saja yang bisa, tetapi reje juga bisa dengan syarat telah mengikuti pembekalan wawasan dan mendapat izin dari DPC dan DPD APDESI," katanya.


Untuk itu, ia mengharapkan dukungan Bupati Aceh Tengah, sehingga pada 2022 akan ada reje (kepala desa) di Aceh Tengah lulusan Lemhanas RI.


Sementara itu, Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab, Mursyid memberikan ucapan selamat terhadap pelantikan dan pengukuhan pengurus APDESI Aceh Tengah.  


"Pada prinsipnya kami saagat mendukung lembaga ini sebagai langkah dalam upaya-upaya memajukan daerah lebih baik lagi," ujar Mursyid.


Pemkab juga meminta seluruh aparatur desa di kabupaten penghasil ikan depik itu komit memerangi wabah Covid-19, meski dana desa telah dipotong untuk penangananya gerak cepat harus dibutuhkan.


“Tingkat desa sangat berperan memutus mata rantai penyebaran Covid-19, desa yang lebih paham tentang kehidupan sehari-hari masyarakatnya, tetap patuhi protokol kesehatan dengan cara 5M, supaya Aceh Tengah bergerak menuju zona hijau,” kata Mursyd.


Harapan itu ia sampaikan supaya siswa-siswi tetap mengikuti sekolah tatap muka, begitupun dengan salat berjama’ah tidak lagi jaga jarak. 


“Ini upaya kita, mari sayangi diri, sayangi keluarga dan sayangi nyawa sekaligus sayangi negeri ini supaya terhindar dari wabah yang tak kasat mata itu,” tutup Mursyd berharap wabah ini segera berlalu. (Hd/Krm)

TerPopuler