Desak Tuntaskan Kasus BPNT, PPM Demo Depan Mapolda Sulsel -->
Clickadu
Ingin Mengirimkan Tulisan Kegiatan Apapun di GLobalnewsindonesia.com, dinomor center Kami 0823 7323 2423,

Desak Tuntaskan Kasus BPNT, PPM Demo Depan Mapolda Sulsel

7/26/2021, 7/26/2021


Globalnewsindonesai. com, Makassar - Aksi unjuk rasa dari Perhimpunan Pergerakan Mahasiswa (PPM)  mendesak Polda sulsel segera tuntaskan kasus BPNT yang sudah bergulir sejak lama di Mapolda Sulsel, senin 26/7/2021


Aksi dilakukan karna belum adanya kejelasan terkait kasus yang diduga melibatkan Sekda Provinsi,  oknum anggota legislatif DPR RI dan beberapa suplayer


Deketahui aksi yang dipimpin Impi Puto sambu selaku jenderal lapangan dalam tuntutanya mendesak Polda segera mentapkan tersangka beberapa pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut dan mengusut tuntas kasus hingga ke akar akarnya


"aksi kami lakukan sebagai bentuk keprihatian terhadap penegakan hukum hari ini yang lamban dalam pemberantasan kasus korupsi"


Lanjutnya apa lagi anggaran BPNT sangat berdampak terhadap masyarakat menengah, dan ditemukan beberapa daerah banyak indikasi pelanggaran hingga perbuatan melawan hukum KKN



Mulai adanya indikasi mark upp anggaran hingga keterlibaran sekprov dalam pengaturan program tersebut yang menunjuk beberapa orang tertentu untuk menjadi suplayer dan juga beberapa daerah ditemukan suplayer yang menyetorkan fee atau bonus kepada oknum DPR RI yang tentunya sangat berpotensi terhadap kerugian negara dan penyalahgunaan wewenang


"Beberapa temuan item dalam pengadan yang tidak layak komsumsi dibeberapa daerah, hingga adanya suplayer yang ditunjuk dan tidak diatur dalam (pedum) pedoman umum, itu semua tidak terlepas karna kesalahan dari atas yaitu sekprov selaku penanggung jawab program sehingga banyak terjadi pelanggaran hukum di beberapa hasil temuan investiga, paparnya"


Aksi berlangsung selama kurang lebih dua jam hingga ditemui oleh pihak Krimsus Polda sulsel, mahasiswa sempat mengancam akan kembali melakukan aksi di hari kamis mendatang jika  kasus tersebut tidak segera digelar untuk mentapkan tersangka.( Is )

TerPopuler