Salah Tapsir Anggota DPRD Labusel Stop Proyek Jalan di Tugusari -->
Clickadu
Ingin Mengirimkan Tulisan Kegiatan Apapun di GLobalnewsindonesia.com, dinomor center Kami 0823 7323 2423,

Salah Tapsir Anggota DPRD Labusel Stop Proyek Jalan di Tugusari

6/25/2021, 6/25/2021

 


Globalnewsindonesia.com,- Labusel,- Karena Salah Tapsir Anggota DPRD Kabupaten labuhanbatu selatan dari Fraksi PKPI Yayuk . Sempat Melakukan penyetopan proyek pengaspalan jalan di desa persiapan Tugusari kecamatan Kotapinang kabupaten Labuhanbatu Selatan Sumut. 


Menurut sumber yang diperoleh awak media dari masarakat mengatakan anggota DPRD Labusel ibu Yayuk menduga peroyek sepanjang 800 meter tersebut dikurangi 100 meter panjangnya dan dialihkan untuk pembangunan paret  jadi ada dugaan penyimpangan maka anggota DPRD tersebut ibu Yayuk menyetopnya jadi untuk tindak lanjutnya kami tidak tau maka Orang pekerja peroyek itu tidak kerja," ucapnya  Kamis (24/6/21 ketika ditemui dilokasi peroyek tersebut.


PPK PUPR Labusel Syamsul Rambe mengatakan pada wartawan ketika dikompirmasi di kantornya pada Jumat. (25/6/21) jam 09 00 wib mengatakan pada awak media benar ada penyetopan dari anggota DPRD Labusel tentang pekerjaan jalan di tugusari   namun itu semua udah kita jelaskan tehniknya dan dia juga udah mengerti kok. sudah tidak ada masalah karena salah paham aja yang jelas di RAB buat paret itu ada tapi kurang panjang.




Peroyak itukan biayanya 1.4 M  pembangunan jalan aspal dan pembuatan paret  coba kita lihat jalan itukan tanjakan tinggi kalau jalan kita aspal paret ya tidak dibuat maka bila dimusim hujan air pasti mengalar ke aspal jadi pasti tanahnya erosi jadi kopi gantara tanah dan aspal jadi kalau udah kopong aspal itu gimana kalau dilewati Kenderaan  maka panjang jalan itu kita kurang 100 meter dana ya kita alihkan ke paret  agar paret itu bisa dibuat dari atas sampai ke bibir anak sungai kecil karena paret yang tertera di RAB gak cukup panjangnya ini lah penyebabnya udah kita terangkan ke anggota DPRD tersebut," Pungkasnya.


Anggota DPRD Labusel Yayuk mengatakan pada wartawan ketika dikompirmasi via wabsap benar kemarin pekerjaan peroyek tersebut kita setop karena kita anggap tak sesuai pekerjaannya yang diajukan salah dikonsultan dalam pengajuan namun ahirnya setelah dijelaskan ahli dinas PUPR kuta udah dapat kesimpulan kita tinggal mengawasi hingga peroyek itu selesai 


Soal Pelang peroyek ada cuman setelah kita setop kemarin itu plang nya di cabut pihak pekerja soal perencanaan awal sampai perbatasan tapi aspal tanpa parit betonkan akan cepat rusak ditambah bentuk aspal yang seperti kurva kuali dipastikan dipastikan air akan tergenang saat musim hujan 


Melalui dinas PU kontraktor menyatakan tidak akan .elanjutkan pekerjaan tersebut jika tanpa paret beton mengingat ada granase pemiliharaan yang harus ditanggung jawapi  mereka," Katany. (MH)

TerPopuler