Hadir Bawa Materi Ketua TP PKK, Hj .Sri Dewi Yanti, Harap Peran Kelompok Tribina Jaling Sinergi Cegah Stunting -->
Clickadu
Ingin Mengirimkan Tulisan Kegiatan Apapun di GLobalnewsindonesia.com, dinomor center Kami 0823 7323 2423,

Hadir Bawa Materi Ketua TP PKK, Hj .Sri Dewi Yanti, Harap Peran Kelompok Tribina Jaling Sinergi Cegah Stunting

6/15/2021, 6/15/2021


 GlobalNewsidonesia.com-Bantaeng, -Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng Hj. Sri Dewi Yanti Ilham, S.Sos., M.Si. hadir memaparkan materi dengan tema Peran PKK dalam Pencegahan Stunting Melalui BKB-Posyandu-Paud Terintegrasi pada kegiatan Orientasi Teknis bagi Pengelola Program Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Lingkup Dinas Dalduk KB Bantaeng, Selasa 15 Juni 2021.


Bertempat di Hotel Ahriani, acara yang digelar dari pagi hingga sore hari ini menghadirkan peserta dari unsur pengelola Bina Keluarga Balita (BKB) dan BKB-Holistik Integratif (BKB yang terpadu  dengan Posyandu dan PAUD) se-Kabupaten Bantaeng.


Ketua TP-PKK Kab. Bantaeng berharap peran Kader PKK terutama Kader Dasawisma lebih ditingkatkan dengan terlibat langsung sebagai Kader pada Kelompok Kegiatan Tribina (BKB, BKR dan BKL) bersinergi dengan kegiatan Posyandu maupun PAUD serta kelompok kegiatan pemberdayaan lainnya dalam upaya membangun keluarga sehat, sejahtera dan berkualitas di Kabupaten Bantaeng.


Upaya mencegah kasus stunting harus dikerja secara bersama-sama dengan melibatkan seluruh stakeholder terkait.


BKB Holistik Integratif yang terpadu dengan Posyandu dan PAUD diharapkan dapat hadir serta aktif di seluruh Kampung KB yang ada.


Peran PKK dalam pencegahan stunting antara lain meningkatkan kesadaran masyarakat melalui penggerakan peran kader, pengorganisasian masyarakat, upaya advokasi dan perencanaan yang mendukung pemberdayaan masyarakat serta pemutakhiran data dan informasi.


Selain Ketua TP-PKK, narasumber Rr. Utami Setyorini, S.Sos., MM., MA. dari Perwakilan BKKBN Sulawesi Selatan juga hadir memaparkan materi terkait Peningkatan Kapasitas Pendamping BKB bagi Percepatan Pencegahan Stunting.


Dalam pemaparannya terkait faktor penyebab stunting, rencana kerja dan model intervensi, pada akhirnya akan memberikan output 3 manfaat untuk 1 intervensi bersama.


Yaitu penurunan angka stunting, angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Diharapkan mekanisme kerja tim dimana terdapat bidan, PKK dan Kader dapat terpadu sebagai penggerak intervensi pencegahan stunting di lapangan.


Selain kedua narasumber yang dihadirkan untuk meningkatkan kapasitas bagi seluruh pengelola Bina Keluarga Balita di Desa/Kelurahan se-Kabupaten Bantaeng,


Kepala Dinas Drs. Abdi Sam, M.Si., Sekretaris Dinas H. Abdul Rasyid, SKM., M.Kes., Kabid Pengendalian Penduduk Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga H. Tabbulu, SKM. juga masing-masing memberikan materi secara panel terkait Kebijakan dan Strategi Pengelolaan BKB serta 1000 Hari Pertama Kehidupan, yang dipandu oleh moderator Lukman Daeng Patompo, S.IP., M.Hum. (Kepala Seksi Bina Keluarga Balita, Anak dan Keluarga Remaja)


Laporan : Fahmi Kurniawan, S.Sos., MM. (Kasi Pengendalian Penduduk, Data dan Informasi Keluarga)

TerPopuler