-->

Pelanggan Blud Spam Watunggong Keluhkan Air Minum Berlumpur Dan Keruh

 


GlobalNewsIndonesia.Com,- BORONG ,-NTT , Ada  4 Desa dan 3 Kelurahan di Kecamatan Sambi Rampas mengkonsumsi air keruh  sejak masuk musim hujan.


Musim hujan merupakan awal penderitaan pelanggan air minum bersih dibawah pengelolahan Blud Spam di 4 Desa dan 3 Kelurahan di Watunggong Kecamatan Sambi Rampas.


Pengelolahan di sumber mata air oleh pihak Blud Spam merupakan kendala utama, ngalirnya air minum ke pelanggan, faktanya di sumber mata air tidak melalui penyulingan masuk ke bak penampung utama.


Imbasnya saat masuk musim hujan air yang mengalir ke pelanggan bercampur dedaunan lumpur dan keruh.


Marcellina Sumarsih salah seorang IRT di kampung Watunggong Desa Satar Nawang menuturkan, "saat saya membuka keran air untuk masak ternyata Air yang keluar keruh bercampur lumpur dan dedaunan kering"


Dengan nada kesal (Marcellina) menuturkan kita sudah memenuhi kewajiban membayar iuran bulanan tetapi ternyata kita di suguhkan air lumpur hasil pengelolahan Blud Spam Manggarai Timur.


Kalau sakit dan penyakit menimpa pelanggan atau warga, apakah pihak Blud Spam tanggung jawab, tutur macellina.


Wartawan GlobalNewsIndonesia saat menerima pengaduan langsung menghubungi Kepala Dinas Kesahatan Manggarai Timur Sabtu,(10/10/2020) melalui Whats Up pribadinya tetapi tidak ada tanggapan.


Hari yang sama Sabtu, (10/10/2020) awak media mencoba ber koordinasi ke Kantor Dinas Blud Spam di Borong melalui Kefin Aga. Dan kefin menuturkan coba hubungi pihak teknik lapangan Paulus Beo.


Saat media menghubungi pihak Teknik Paulus Beo melalui Whats Up pribadinya. Sabtu, (10/10/2020) paulus tidak ada tanggapan terlihat sudah dia buka dan terbaca.


Terkesan pihak Blud Spam selaku pihak pengelolah air minum di Watunggong ini lari dari tanggungjawab.


Dampak yang terjadi pihak penerima manfaat atau pelanggan tetap mengkonsumsi air yang tidak memenuhi standar kelayakan air minum bersih.


Harapan Masyarakat dari 4 Desa 3 Kelurahan yang mengkonsumsi air tersebut, agar Dinas kesehatan peduli terkait dengan persoalan ini mengingat dampak global bagi kesehatan  pelanggan, terutama pihak Blud Spam sebagai pihak yang harus bertanggung jawab. (Wensislaus)

Side Ads

loading...