-->

Enam Bulan Non Aktif Honor Tak Kunjung Dibayar


      GlobalnewsIndonesia.com ; Lahat Sumsel - Miris apa yang dialami sebanyak Enam orang perangkat desa Lubuk Lungkang kecamatan Kikim Selatan. Betapa tidak, setelah di non aktifkan dari jabatan, sejak Januari 2020 hingga sekarang belum menerima insentif sehingga pada hari Rabu (1/7) mendatangi kantor unit Pidkor Polresta Lahat untuk melaporkan SI (Inisiak-red) oknum Pjs Kades atas kasus dugaan penggelapan honor perangkat desa.

       Ade irawan mantan Sekdes Lubuk Lungkang mengatakan, kedatangan ke Mapolres Lahat setelah sebelumnya mendapat petunjuk dari pihak kecamatan dan dinas BPMD bahwa hal ini masuk rana kepolian. Karenanya, kami berharap agar pihak terkait dapat menindak lanjuti laporan yang dilaporkan.

       "Seluruh perangkat mulai dari Sekdes, Kasi pembangunan, pemerintahan, umum, hingga Operator di Nonaktif kan sebulan lalu namun honor kami per Januari hingga Juni 2020 belum dibayar padahal dana operasional Pemdes sudah cair,"ujarnya.

      Senada dikatakan Heri Susanti yang sebelumnya menjabat Kasi pembangunan menuturkan, hingga kini belum menerima SK Non aktif dari Pjs kades Lubuk lungkang meskipun perangkat yang baru sudah beraktivitas. Sebelumnya memang telah dipanggil oleh Pjs Kades terkait penonaktifkan dari perangkat desa.

        "Untuk honor kami beragam mulai dari Rp.1,5 Juta sampai Tiga Juta sesuai Tupoksi masing-masing. Jika di Kalikan Lima bulan maka berapa dana yang tidak tersalurkan dari Pjs kades tersebut,"imbuhnya.

       Sementara itu, Pjs Kades Lubuk Lungkang Si dkokonfirmasi tidak dapat dihubungi, bahkan nmor hp 085368614486 langsung di Cancel.(Arm)