DIDUGA BANYAK NYA OKNUM PENGALIAN TANAH TIMBUNAN LIAR ,TAMPA MEMILIKI IZIN PERTAMBANGAN SERTA TIDAK MEMATUHI PERDA



Pekanbaru Riau-, Globalnewsindonesia.com -, para oknum mafia pengalian tanah timbun, dan pengalian pasir dan batu kerikil serta tanah timbunan merajalela di kawasan hukum polda Riau ,
Yang tidak mengantongi izin dari para instansi pemerintah dan pertambangan , yang di jual kepada masyarakat dengan nilai harga tidak beraturan , mulai dari 180 ribu sampai 250 ribu per mobil damtruk ucap Rd, dengan Awak media  .
yang di duga tidak mengantongi izin ada nya pengerokan tanah timbun yang berlokasi di kulim dan air Hitam serta, sungai pinang Kampar bahkan dari pasir putih juga ada ucap Rd tersebut , ketika di minta keterangan oleh awak media Selasa, 24 Maret 2020 sekitar pkl,13:30 wib.
Dan beberapa warga mengeluh kan harga tanah timbun semakin naik tinggi bahkan sampai 200 per mobil kalo krikil mencapai Rp,600 pasir cor Rp,450 gan ucap salah satu penjual tanah timbunan yang bernama Rk, tersebut ketika di konfirmasi lewat WhatsApp ,nya
 Dengan , Rd salah satu warga perumahan yang bertempat di kawasan Garuda sakti km,VI tersebut dengan.
Ketika di minta keterangan kami ini ngambil perumahan subsidi karena kami bukan orang mampu ucap nya ,tapi kok malah pemerintah membiarkan para mafia pengerok tanah menjual dengan harga sangat pantasi ucap Rd," yang enggan disebutkan namanya Sebenarnya dan indentitas nya tersebut.
Lain lagi hal nya dengan penjualan satu ini , Mr, dia malah menantang wartawan dengan mengatakan mentang-mentang wartawan jadi mau seenak nya saja ucap Mr tersebut dengan awak media.,
menayakan masalah harga tanah timbunan karena awak media tersebut mendengar banyak nya keluhan masyarakat mengenai harga tanah timbun tanpa bandrol yang beraturan ucap salah satu warga ,perumahan yang berlokasi di Rimbo panjang As, tersebut dengan awak media.GNI.
TIM.

Total Pageviews